Tutup
News

Siswa SDN Cupak Tangah Lestarikan Sejarah Padang Lewat Aplikasi Interaktif

357
×

Siswa SDN Cupak Tangah Lestarikan Sejarah Padang Lewat Aplikasi Interaktif

Sebarkan artikel ini
cara-asyik-pelajar-kota-padang-kenali-sejarah,-belajar-sambil-main-game
Cara Asyik Pelajar Kota Padang Kenali Sejarah, Belajar Sambil Main Game

PADANG – Rangkaian kegiatan edukatif yang dikemas secara modern tengah digalakkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang. Salah satunya melalui program Lestarikan Arsip Kenalkan Sejarah Masa Lalu kota Padang (Laskar Muda), yang sukses menarik perhatian siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Cupak Tangah.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kuis interaktif berbasis aplikasi yang menguji pengetahuan mereka tentang sejarah Kota Padang. Mereka berlomba menjawab 20 soal melalui gawai masing-masing untuk meraih skor tertinggi, menjadikan kunjungan ke Galeri Arsip Statis menjadi pengalaman yang berbeda.

Anggota tim Galeri Arsip Statis, Tifan, menjelaskan bahwa tur edukasi dimulai dengan pengenalan koleksi arsip bersejarah, mulai dari perjalanan panjang Kota Padang hingga kisah para Wali Kota. “Setiap koleksi diperkaya dengan sentuhan teknologi,” ujarnya.

Para siswa menggunakan perangkat Android untuk memindai QR Code yang ditempel pada koleksi dan foto tertentu. Setelah dipindai, informasi tambahan muncul, membuat cerita sejarah lebih hidup.

Setelah berkeliling, para siswa diajak menonton film animasi sejarah Kota Padang yang diproduksi oleh tim arsip.Dengan warna-warna cerah dan alur cerita yang mengalir, materi sejarah terasa seperti tontonan favorit.

Kumbara, salah seorang siswa, mengaku senang dengan kunjungan ke Galeri Arsip Statis Kota Padang. Ia mengungkapkan pada Kamis (14/8), bahwa kegiatan yang dipadukan dengan permainan membuat suasana belajar lebih bersemangat. “Sangat senang bisa belajar di sini. Diberi penjelasan, pemahaman, dan di akhir ada game yang seru. Ingin datang lagi ke sini,” katanya.

Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kota Padang,Elvi,menjelaskan bahwa setiap harinya,sekitar empat sekolah dasar dijadwalkan berkunjung. “Sasarannya adalah siswa SD dan SMP,baik negeri maupun swasta.Sampai akhir Desember 2025, kuota untuk SD sudah penuh,” jelasnya.

Saat ini, Galeri Arsip Statis Kota Padang menyimpan lebih dari 50 ribu arsip, 10 ribu foto, dan 235 kitab hukum Hindia Belanda. “Beberapa di antaranya masih kami pilah dan seleksi,” imbuhnya.

Elvi menambahkan, Program Laskar Muda membuktikan bahwa museum bukan sekadar tempat menyimpan benda lama.”Dengan pendekatan modern, sejarah dapat dihadirkan secara menyenangkan dan dekat dengan dunia anak-anak masa kini,” pungkasnya.