Tutup
News

SMPN 2 Enam Lingkung Kembangkan Ladang Palawija, Terapkan Kurikulum Merdeka

193
×

SMPN 2 Enam Lingkung Kembangkan Ladang Palawija, Terapkan Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
pelajar-smpn-2-enam-lingkung-praktik-kurikulum-merdeka-dengan-ladang-palawija
Pelajar SMPN 2 Enam Lingkung Praktik Kurikulum Merdeka dengan Ladang Palawija

Parik Malintang – SMP Negeri 2 Enam Lingkung, Padang Pariaman, berinovasi dengan mengubah lahan terlantar menjadi ladang palawija sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian siswa dan membantu perekonomian keluarga.

Kepala SMP Negeri 2 Enam Lingkung, Helmizarwati, menjelaskan pada Rabu (23/7), bahwa program ini merupakan wujud dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dicanangkan pemerintah. “Pengembangan ladang ini bertujuan untuk mempraktikkan salah satu program pendidikan Kurikulum Merdeka,” jelasnya.

Lebih lanjut,Helmizarwati menambahkan,ladang palawija ini juga berfungsi sebagai sarana praktik untuk mata pelajaran matematika,Ilmu pengetahuan Alam (IPA),Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS),serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan melalui kegiatan gotong royong.Lahan seluas 25×25 metre persegi yang sebelumnya tidak terawat, kini ditanami berbagai jenis bibit palawija seperti terung, singkong “parancih”, cabai rawit, kangkung “lalidi”, dan jagung. Siswa kelas VII dibagi menjadi sembilan kelompok, dengan pendampingan dari tiga guru untuk setiap kelompok.

Helmizarwati mengungkapkan,sebagian besar siswa SMPN 2 Enam Lingkung berasal dari keluarga kurang mampu yang berprofesi sebagai buruh tani dan buruh bangunan. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa untuk membantu orang tua mereka mengolah lahan pertanian di rumah,” ujarnya. Dengan demikian, terjalin sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik siswa.

Sebelumnya, dalam implementasi Kurikulum Merdeka bidang P5, siswa juga telah mempraktikkan kebudayaan Minang, yaitu Malamang dengan tema Pekan Maulid Nabi.Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya warisan Minangkabau kepada generasi penerus.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman,Veby Deswanto,mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia mengatakan, praktik Kurikulum Merdeka bidang P5 dengan mengembangkan ladang palawija bertujuan agar murid bisa membantu orang tuanya mengolah lahan pertanian setelah pulang dari sekolah di tempat tinggalnya.

Veby Deswanto berharap,pengembangan ladang palawija di SMP Negeri 2 Enam Lingkung dapat menjadi contoh bagi 60 SMP lainnya di Kabupaten padang Pariaman. “Pengembangan ladang ini melatih siswa untuk mandiri dan memperjuangkan nasib mereka,” pungkasnya.