Tutup
Teknologi

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro: Ponsel Makin Gesit

120
×

Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro: Ponsel Makin Gesit

Sebarkan artikel ini
terlalu-gahar!-snapdragon-8-elite-gen-6-pro-disebut-sentuh-5-ghz,-performa-setara-laptop?
Terlalu Gahar! Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro Disebut Sentuh 5 GHz, Performa Setara Laptop?

Jakarta – Qualcomm dikabarkan tengah menyiapkan gebrakan baru di dunia chipset ponsel flagship. Generasi terbaru mereka,Snapdragon 8 Elite Gen 6,diprediksi akan membawa era baru.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,perusahaan asal Amerika Serikat itu disebut akan menghadirkan dua varian berbeda.

Yaitu versi standar dan varian tertinggi yang dinamakan snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.

Varian Pro inilah yang menjadi sorotan utama.Kabarnya, clockspeed-nya mampu menembus angka yang selama ini identik dengan prosesor desktop atau laptop.

Informasi ini pertama kali mencuat dari tipster teknologi Fixed Focus digital melalui platform Weibo.

Ia mengungkapkan bahwa pengujian awal Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro telah mencapai clockspeed 5,0 GHz.

Angka tersebut disebut sebagai level minimal.Potensi batas atasnya bahkan bisa mencapai 5,5 GHz hingga 6,0 GHz, meskipun 5,5 GHz dianggap sebagai target yang lebih realistis.

Jika klaim ini terbukti,Qualcomm akan mencetak sejarah baru di industri mobile.

Sebagai perbandingan, Snapdragon 8 Elite Gen 5 saat ini berada di kisaran 4,61 GHz pada core performa tertingginya.

Artinya, ada lonjakan signifikan yang berpotensi mengubah standar performa ponsel flagship ke level yang belum pernah ada sebelumnya.

Namun, clockspeed setinggi itu tentu bukan tanpa konsekuensi. Semakin tinggi frekuensi,semakin besar pula tantangan termal yang harus dihadapi,terutama dalam bodi ponsel yang tipis dan ringkas.

Menariknya, Qualcomm dikabarkan tidak bekerja sendirian. Perusahaan ini disebut memanfaatkan teknologi Heat Path Block (HPB) milik Samsung, solusi termal yang sebelumnya diperkenalkan lewat Exynos 2600.

Teknologi ini memungkinkan heatsink terintegrasi langsung ke dalam packaging chip. Sehingga panas dapat disalurkan dan dibuang dengan lebih efisien dibandingkan desain konvensional.

Pendekatan ini dinilai krusial jika Qualcomm benar-benar ingin membawa clockspeed 5 GHz ke ranah smartphone.

Meski kemungkinan besar kecepatan tersebut hanya muncul dalam kondisi tertentu dan tidak terus-menerus digunakan.

faktor lain yang membuka peluang clockspeed ekstrem ini adalah peralihan ke proses fabrikasi 2nm (N2P) milik TSMC. Teknologi ini lebih maju dibandingkan proses 3nm yang digunakan pada Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Dengan fabrikasi 2nm dan manajemen panas yang lebih canggih, chip diharapkan dapat bekerja lebih kencang tanpa lonjakan konsumsi daya yang berlebihan.

Namun, batasan fisik ponsel tetap akan menjadi penentu seberapa lama clockspeed tinggi tersebut dapat dipertahankan.