Tutup
BisnisEkonomiPerbankan

Starbucks Pangkas Gerai, PHK Massal Karyawan di Amerika Utara

288
×

Starbucks Pangkas Gerai, PHK Massal Karyawan di Amerika Utara

Sebarkan artikel ini
starbucks-tutup-ratusan-gerai-dan-phk-massal-karyawan
Starbucks Tutup Ratusan Gerai dan PHK Massal Karyawan

Jakarta – Ratusan gerai Starbucks di Amerika Utara akan ditutup dan ratusan karyawan terkena PHK sebagai bagian dari upaya restrukturisasi perusahaan. Langkah ini diambil untuk memperbaiki kinerja keuangan yang sedang menurun.

CEO Starbucks, Brian Niccol, mengumumkan penutupan sekitar 1% dari total gerai di Amerika Utara.

Perusahaan memperkirakan biaya restrukturisasi ini mencapai US$1 miliar.

Selain penutupan gerai, Starbucks juga memangkas 900 posisi karyawan di level korporat. Sebelumnya, pada Februari lalu, perusahaan juga telah melakukan PHK terhadap 1.000 karyawan.

Karyawan yang terkena dampak PHK akan menerima pesangon dan paket dukungan.

Menurut Niccol, penutupan gerai dilakukan karena lokasi-lokasi tersebut tidak memenuhi harapan pelanggan atau tidak memiliki prospek kinerja keuangan yang baik.

Pada akhir Juni, Starbucks memiliki 18.734 gerai di Amerika Utara. Jumlah ini diperkirakan akan menyusut menjadi 18.300 gerai pada akhir September.

Starbucks juga berencana merenovasi lebih dari 1.000 gerai dengan tampilan baru yang lebih modern.

Niccol menyatakan keputusan ini berat, namun diperlukan untuk membangun Starbucks yang lebih baik dan lebih kuat.