Tutup
News

Sumbar Aktifkan Perda, Pemerintah Mendekat ke Masyarakat

158
×

Sumbar Aktifkan Perda, Pemerintah Mendekat ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
anggota-dprd-sumbar-ridwan-dt.-tumbijo:-pemerintah-hadir-di-tengah-masyarakat-lewat-perda-nomor-3/2023
Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo: Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Perda Nomor 3/2023

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perkebunan.

Salah satu langkahnya adalah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan.

Perda ini bertujuan mengatur tata kelola komoditas unggulan perkebunan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Selain itu, Perda ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing komoditas daerah.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ridwan Dt. Tumbijo,menyampaikan hal ini saat Sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2023 di Jorong Padang Tongga,Nagari Manggopoh,Kecamatan Lubuk basung,Kabupaten Agam,Minggu (26/10/2025).

Ridwan menjelaskan, sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

“Melalui Perda ini, pemerintah provinsi dapat memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada para petani,” ujarnya.

Dengan begitu, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil serta nilai tambah dari komoditas unggulan yang mereka kelola, seperti sawit, kakao, gambir, dan karet.

Perwakilan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Dwi purwanto, turut hadir dan memberikan penjelasan mengenai substansi dan manfaat perda tersebut.

“Kami berharap, dengan adanya Perda Nomor 3 Tahun 2023 ini, masyarakat dapat memahami pentingnya pengelolaan komoditas unggulan secara baik dan berkelanjutan,” ungkap Dwi Purwanto.

Ia menambahkan, Perda ini berfokus pada penguatan dan perlindungan komoditas unggulan perkebunan agar produk lokal Sumatera Barat memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Walinagari Manggopoh, para ninik mamak, kelompok tani, serta masyarakat setempat.