Tutup
NewsPariwisataTransportasi

Sumbar Bangun BRT, Lancarkan Mobilitas Antar Wilayah

98
×

Sumbar Bangun BRT, Lancarkan Mobilitas Antar Wilayah

Sebarkan artikel ini
pemprov-sumbar-siapkan-pengembangan-brt-di-dua-kawasan-aglomerasi
Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi

Bukittinggi – Pemerintah Provinsi sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tengah menyiapkan pengembangan angkutan umum massal berbasis jalan, Bus Rapid Transit (BRT).

BRT ini akan hadir di dua kawasan dengan aktivitas tinggi antar wilayah.

Gubernur Sumbar, mahyeldi Ansharullah, menyampaikan hal ini saat memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah kepala daerah di Aula Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Jumat (27/2/2026).

Dua kawasan yang menjadi fokus pengembangan BRT adalah Palapa (Padang–Lubuk Alung–Pariaman) dan Bukapalipatar (Bukittinggi, Agam, Padang Panjang, Payakumbuh, Limapuluh kota, dan Tanah Datar).

“Rencana ini sudah kami sampaikan kepada Menteri Perhubungan dan mendapat tanggapan yang baik. Kajian dan perencanaannya juga sudah kita siapkan,” ujar Mahyeldi.

Menurut Gubernur, angkutan umum massal dengan standar layanan tinggi dan terintegrasi antar wilayah sangat dibutuhkan di Sumbar.

banyak warga yang setiap hari bepergian untuk bekerja, sekolah, berdagang, maupun berwisata.

Mahyeldi meyakini, BRT akan meningkatkan konektivitas, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

“Kita ingin perjalanan antar wilayah lebih lancar, mengurangi kemacetan, serta membuat transportasi lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Pengembangan di kawasan Bukapalipatar akan dilakukan bertahap,dimulai dengan layanan Trans Paliko rute Payakumbuh–Lima Puluh Kota.

Di kawasan Palapa, layanan BRT akan menghubungkan jalur penting dan terintegrasi dengan terminal serta simpul transportasi lainnya.

Potensi penumpangnya diperkirakan mencapai lebih dari 1,6 juta orang per tahun.

Gubernur menekankan pentingnya dukungan dan komitmen dari seluruh pemerintah daerah terkait.

“Kita ingin ini berjalan bertahap dan terencana dengan baik, supaya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Dedi Diantolani, menambahkan bahwa rancangan sistem transportasi untuk kawasan Palapa sudah selesai disusun.

“Ada empat jalur utama yang direncanakan untuk kawasan Palapa, menghubungkan Padang, Lubuk alung, Sicincin, hingga Pariaman,” ujarnya.

Untuk bukapalipatar, pengembangan dimulai dari koridor Bukittinggi–Agam–Padang Panjang, lalu Trans Paliko (Payakumbuh-Limapuluh Kota), hingga koneksi Bukittinggi–Payakumbuh.

Dukungan administrasi juga telah disiapkan melalui surat gubernur terkait pengembangan angkutan perkotaan kawasan, sebagai bagian dari kesiapan pengusulan ke pemerintah pusat.