Tutup
NewsPendidikan

Sumbar Gandeng Tiga Daerah, Lima Puluh Kota Ikut Serta

150
×

Sumbar Gandeng Tiga Daerah, Lima Puluh Kota Ikut Serta

Sebarkan artikel ini
tiga-daerah-di-sumbar-jadi-lokasi-sekolah-rakyat,-lima-puluh-kota-resmi-bergabung
Tiga Daerah di Sumbar Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Lima Puluh Kota Resmi Bergabung

jakarta – Kabar gembira bagi dunia pendidikan Sumatera Barat.Kabupaten Lima Puluh Kota ditetapkan sebagai lokasi baru pembangunan Sekolah Rakyat oleh pemerintah pusat.

Penambahan ini melengkapi Kabupaten Solok dan Dharmasraya yang sebelumnya telah masuk dalam program tersebut.Kepastian ini didapatkan usai pertemuan antara Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, dengan Bupati lima Puluh Kota, Bupati Solok, serta perwakilan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (12/11).

“Sumatera Barat mendapat tambahan satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Setelah Solok dan Dharmasraya, kini juga di Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujar Vasko di Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Vasko menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk mempercepat realisasi program nasional ini.

“Daerah harus aktif, komunikatif, dan siap bergerak. Semakin cepat kita menyiapkan dukungan dan lahan, semakin cepat pula manfaat program ini dirasakan,” tegasnya.

bupati Lima Puluh Kota, Safni, menyambut baik penetapan daerahnya sebagai lokasi Sekolah Rakyat.

“Program ini sangat berarti bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera di Limapuluh Kota. Kami siap mendukung penuh agar pembangunan bisa segera dimulai,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, khususnya yang masuk kategori desil 1-2 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sekolah berasrama penuh ini akan menampung siswa dari jenjang SD hingga SMA, dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh negara. Setiap unit pembangunan Sekolah Rakyat diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp200 miliar.