Tutup
News

Sumbar Optimalkan TKD, Percepat Pemulihan Pascabencana 2026

123
×

Sumbar Optimalkan TKD, Percepat Pemulihan Pascabencana 2026

Sebarkan artikel ini
percepatan-pemulihan-bencana,-gubernur-mahyeldi-pastikan-tidak-ada-pemotongan-tkd-sumbar-2026
Percepatan Pemulihan Bencana, Gubernur Mahyeldi Pastikan Tidak Ada Pemotongan TKD Sumbar 2026

Padang – Kabar gembira untuk Sumatera Barat. Pemerintah Pusat memastikan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk tahun anggaran 2026 tidak akan dipotong.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengumumkan bahwa alokasi TKD akan tetap sama dengan tahun sebelumnya.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut.

Mahyeldi menyampaikan hal ini usai mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin oleh mendagri Tito Karnavian secara daring,Rabu (21/1/2026).

Mendagri menegaskan pembatalan pemotongan TKD tidak hanya untuk Sumbar, tetapi juga untuk sumatera utara dan Aceh. Alokasi dana akan disetarakan dengan tahun sebelumnya.

“Kebijakan ini diambil untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana,” kata mahyeldi.

Sumbar akan menerima TKD sebesar Rp2,63 triliun lebih pada tahun 2026. Dana ini akan disalurkan ke 19 kabupaten dan kota di seluruh provinsi.

Mahyeldi meminta pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan TKD tersebut. Prioritas utama adalah pemulihan pascabencana.

“Pemanfaatan anggaran harus benar-benar diarahkan untuk kepentingan pemulihan masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan agar penggunaan TKD dilakukan secara akuntabel dan bertanggung jawab. Setiap penggunaan anggaran akan diawasi ketat.

“Mendagri berpesan agar dana TKD ini dimanfaatkan secara optimal untuk percepatan pemulihan. Jika ditemukan penyimpangan, tentu akan ditindak tegas,” pungkasnya.