Tutup
Perbankan

Survei Tuntas, KKP Segera Bangun Tanggul Laut Pantura

150
×

Survei Tuntas, KKP Segera Bangun Tanggul Laut Pantura

Sebarkan artikel ini
kkp-rampung-survei-teluk-jakarta-semarang-untuk-proyek-tanggul-pantura
KKP Rampung Survei Teluk Jakarta-Semarang untuk Proyek Tanggul Pantura

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah merampungkan survei Hidro-Oseanografi di teluk Jakarta dan perairan Semarang.survei ini menjadi fondasi penting untuk perencanaan pembangunan tanggul laut di kawasan pantai Utara Jawa (Pantura).

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, menjelaskan bahwa hasil survei ini akan menjadi dasar ilmiah bagi Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ).

data survei akan digunakan BOPPJ untuk menyusun desain teknis perlindungan pesisir Pantura melalui pembangunan tanggul laut.

Survei yang meliputi perairan Teluk Jakarta hingga Semarang ini dilaksanakan KKP bersama dengan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal).

Kartika menekankan bahwa penyelesaian survei ini adalah langkah penting dalam mengatasi kerentanan pesisir Pantura terhadap banjir rob,erosi,dan penurunan muka tanah.

KKP juga akan memanfaatkan hasil survei untuk penataan dan pengembangan kawasan pesisir serta kota-kota pesisir di Pantura.

“Tantangan pembangunan wilayah pesisir semakin kompleks akibat perubahan iklim, kenaikan muka air laut, dan land subsidence yang terjadi cepat di berbagai kota besar,” ujar Kartika, seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/1).

Teluk Jakarta dan perairan Semarang dinilai sebagai dua kawasan dengan tingkat kerentanan tertinggi di Pantura.

Oleh karena itu, intervensi berbasis data ilmiah diperlukan untuk memastikan ketepatan desain infrastruktur dan meminimalkan risiko lingkungan maupun sosial.

survei ini berlangsung dari 20 November hingga 29 Desember 2025.

Pengumpulan data meliputi bathymetry (pemetaan kedalaman), geofisika, pemodelan hidrodinamika, pola arus dan gelombang, analisis sedimen dan transportasi sedimen, hingga kualitas air.

Deputi I BOPPJ, Sawarendro, menambahkan bahwa survei KKP dan Pushidrosal menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengatasi persoalan kronis banjir rob dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir.

“Ini kebutuhan mendesak yang berorientasi pada mitigasi risiko bencana sekaligus penguatan ketahanan wilayah pesisir,” pungkas Sawarendro.