Tutup
PariwisataPerbankan

Tahilalats Hiasi MRT, Kemenparekraf Dorong IP Lokal Mendunia

204
×

Tahilalats Hiasi MRT, Kemenparekraf Dorong IP Lokal Mendunia

Sebarkan artikel ini
kemenekraf-dorong-ip-indonesia-mendunia-lewat-tahilalats-station-2026
Kemenekraf Dorong IP Indonesia Mendunia Lewat Tahilalats Station 2026

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya memperkuat eksistensi karya Intellectual Property (IP) asli Indonesia di ruang publik. Salah satu wujudnya adalah peresmian Placemaking Tahilalats Station 2026 di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta.

Peresmian yang berlangsung di Terowongan Kendal, stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, pada rabu (14/1) ini dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Menparekraf) Teuku Riefky Harsya.

Turut hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno,dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.

Menparekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan, Tahilalats Station diharapkan dapat membangkitkan IP Indonesia agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bisa masuk ke pasar global.

“Selamat atas diresmikannya Tahilalats Station yang akan terus membangkitkan IP-IP Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan masuk ke pasar global,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi ini didukung oleh Pemprov DKI Jakarta yang senantiasa mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

Selain itu, MRT Jakarta juga dinilai telah memfasilitasi berbagai IP lokal dengan memberi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif.

Menurut Menparekraf, inisiatif placemaking di ruang publik merupakan strategi penting untuk memperkuat nilai budaya sekaligus ekonomi kreatif nasional.

Kemenparekraf, kata dia, berperan mencari dan mengembangkan “local hero” dari 17 subsektor ekonomi kreatif agar mampu menembus pasar nasional dan internasional.

“Kementerian Ekraf punya tugas untuk mencari local hero dari IP 17 subsektor ekonomi kreatif untuk masuk menuju pasar nasional,” tegasnya.

Sebelumnya, Kemenparekraf juga telah berkolaborasi dengan Tahilalats dalam mendukung kebangkitan IP Indonesia, seperti pada branding livery pesawat Garuda Indonesia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan, MRT Jakarta mencatat 141.872 pelanggan per hari sepanjang Desember 2025.

Pada periode yang sama, Stasiun Dukuh Atas BNI mencatat jumlah pelanggan tertinggi, yakni hampir 781.000 pelanggan dalam satu bulan.

“Dengan visi Jakarta sebagai kota global,MRT Jakarta menghadirkan Tahilalats Station sebagai hasil kolaborasi karya kreatif kebanggaan Indonesia yang telah dikenal luas oleh masyarakat,” kata Rano.

Direktur MRT Jakarta, Tuhiyat, menyampaikan rasa bangga atas berbagai kolaborasi strategis antara sektor transportasi publik dan ruang publik yang berubah menjadi area kreatif serta inovatif dengan konsep experience hub.

Dengan jumlah pengguna MRT sebanyak 46,5 juta pelanggan, ia yakin hal ini bisa menghadirkan trafik dan eksposur bagi IP-IP karakter asli Indonesia di ruang publik.

“Ini merupakan kolaborasi kreatif bersama IP lokal, Tahilalats yang sudah lama menguntungkan,” ungkap Tuhiyat.