Tutup
News

Tanah Datar Bangun Dapur Umum, Respons Cepat Bencana

200
×

Tanah Datar Bangun Dapur Umum, Respons Cepat Bencana

Sebarkan artikel ini
pemkab-tanah-datar-siapkan-dapur-umum-untuk-korban-bencana
Pemkab Tanah Datar Siapkan Dapur Umum untuk Korban Bencana

Batusangkar – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama Wakil Bupati Ahmad Fadly terus memantau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir bandang dan longsor di wilayahnya.

Memasuki hari ketiga pasca bencana, Eka Putra memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Saat meninjau Nagari Batipuah Baruah, Jumat (28/11/2025), Eka Putra berdialog dengan masyarakat terdampak, didampingi Camat Batipuh, Walinagari Batipuah Baruah Mulyadi BJ, dan Wali Nagari Gunung Rajo.

“Sesuai kebutuhan yang disampaikan, mobil dapur umum sudah disiapkan untuk memasak makanan, sehingga kebutuhan pangan korban bisa segera teratasi,” ujar Eka Putra.

Usai shalat Jumat, bupati dan rombongan menyerahkan bantuan sembako kepada korban di Nagari Singgalang dan Tambangan, Kecamatan X Koto.

“Semoga bantuan awal ini bermanfaat bagi masyarakat kita yang terdampak. Semoga masyarakat sabar dan berdoa agar musibah ini cepat berlalu,” tuturnya.

Eka Putra bersama rombongan, termasuk anggota DPRD Sumbar Rony Mulyadi, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dan Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf Agus priyo Pujo Sumedi, juga meninjau lokasi longsor di jembatan kembar.

Banjir bandang di jembatan kembar menyebabkan dua warga Tanah Datar menjadi korban. Badan jalan di lembah Anai juga tergerus arus sungai, sehingga tidak dapat dilewati.

“Kita meninjau langsung kondisi di jembatan kembar yang berbatasan dengan wilayah Tanah Datar,karena ada dua warga kami yang jadi korban. Kita doakan semoga korban cepat ditemukan,” kata Eka Putra.

Ia mengimbau masyarakat di sekitar sungai dan lokasi rawan longsor untuk waspada dan mengungsi ke tempat yang lebih aman,mengingat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.”Kepada masyarakat yang menyaksikan proses pembersihan material di jembatan kembar ini, saya imbau untuk menjauhi lokasi, karena potensi musibah cukup tinggi. Dikhawatirkan banjir masih terjadi dan memakan korban lebih banyak lagi,” pungkasnya.