Jakarta – Telkomsel menutup program Corporate Social Obligation (CSR) Digital Creative Entrepreneurs (DCE) ke-4 dengan menggelar DCE Summit 2025.
Dalam acara tersebut,UKM Seed Paper indonesia dinobatkan sebagai yang terbaik.
Konferensi yang mengusung tema “AI for #advancinglocals” ini bertujuan mempercepat adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor usaha kecil menengah (UKM).
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono, mengatakan, Telkomsel terus mendorong digitalisasi UKM melalui DCE.
“Tahun ini fokus kami adalah pemanfaatan AI untuk meningkatkan daya saing mereka,” ujarnya.
Telkomsel berharap dukungan adopsi teknologi terkini bisa mempercepat pertumbuhan UKM Indonesia dan mendukung target ekonomi nasional.
Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita Pemerintah republik Indonesia dan visi Indonesia Emas 2045.
Co-Founder Seed Paper Indonesia, Riska Fadilla Sari, mengungkapkan, program DCE membuka mata terhadap potensi AI.
“Bukan hanya sebagai tren, tetapi alat nyata untuk efisiensi operasional dan memahami pelanggan,” katanya.
Rangkaian program DCE ke-4 dimulai dengan seremoni kick-off di Bandung pada 19 Desember 2024.
Kemudian dilanjutkan Roadshow ke Malang, Medan, dan Makassar sepanjang Januari hingga Februari 2025.
Dari 2.600 lebih UKM yang mendaftar, 400 pelaku usaha terpilih mengikuti tahap Onboarding.
Proses seleksi berikutnya mengerucutkan jumlah peserta menjadi 32 UKM.
Tahap Bootcamp Academy berlangsung di Bandung pada 30 Juni-2 Juli 2025.
Selama tiga hari, 12 UKM finalis mendapatkan pendampingan dari mentor industri.
Sejak diluncurkan pada 2021, program DCE Telkomsel telah menjangkau lebih dari 9.900 pelaku UKM di seluruh Indonesia.







