Tutup
News

Timothy Ronald Bongkar Game Kapitalisme: Raih Kebebasan Finansial Lewat Lima Tahap

300
×

Timothy Ronald Bongkar Game Kapitalisme: Raih Kebebasan Finansial Lewat Lima Tahap

Sebarkan artikel ini
timothy-ronald-bongkar-game-kapitalisme-modern,-step-by-step-menuju-kebebasan-finansial
Timothy Ronald Bongkar Game Kapitalisme Modern, Step by Step Menuju Kebebasan Finansial

Jakarta – Miliarder muda Indonesia, Timothy Ronald, memberikan pandangan baru tentang cara mencapai kebebasan finansial di era digital. Melalui kanal Youtube pribadinya, Ronald memaparkan strategi yang ia sebut sebagai “game kapitalisme” yang terdiri dari lima level, mulai dari seorang pekerja hingga filantropis kelas dunia, sabtu (26/7/2025).

Ronald menjelaskan bahwa konsep ini bukan sekadar teori, melainkan sebuah panduan praktis untuk memahami dinamika kapitalisme dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat. “Ini adalah peta jalan untuk siapa saja yang ingin lebih dari sekadar bertahan hidup,” ujarnya.

Level pertama dalam “game kapitalisme” adalah pekerja, yaitu individu yang memperoleh penghasilan dengan menukar waktu dan tenaga. Ronald mencontohkan karyawan pabrik atau staf administrasi.Menurutnya, posisi ini sangat bergantung pada jam kerja dan rentan terhadap berbagai risiko seperti PHK, inflasi, dan disrupsi teknologi. “Risiko di level ini tinggi karena pekerjaan mudah tergantikan dan stabilitas finansial sulit dicapai,” jelasnya.

Level kedua adalah profesional terampil, yaitu mereka yang memiliki keahlian khusus seperti desainer, insinyur, atau analis keuangan. Mereka mendapatkan bayaran lebih tinggi dibandingkan pekerja biasa, namun tetap menukar waktu dengan uang. Ronald menyebutkan bahwa sektor keuangan dan teknologi menawarkan kompensasi yang menarik bagi kelompok ini. Meskipun demikian, ketergantungan pada pemberi kerja tetap menjadi tantangan utama.

Level ketiga adalah wirausahawan, yaitu individu yang tidak lagi hanya bekerja untuk uang, tetapi menciptakan sistem agar uang bekerja untuk mereka. Dengan memanfaatkan sumber daya seperti tenaga kerja, modal, dan teknologi, mereka mampu menciptakan produk dan layanan berskala besar. Risiko kegagalan memang tinggi, namun potensi pendapatan juga tak terbatas, mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah per bulan.

Level keempat adalah investor, yaitu mereka yang menghasilkan pendapatan pasif dari aset seperti saham, properti, atau bisnis. Pada tahap ini,kekayaan tidak lagi bergantung pada waktu atau tenaga,melainkan pada kemampuan menilai risiko dan peluang investasi. Ronald menyebut investor sebagai mesin uang sejati karena kekayaan mereka terus bertumbuh,bahkan saat mereka tidur.

Level kelima adalah filantropis, yaitu mereka yang menggunakan kekayaannya untuk menyelesaikan masalah besar seperti kemiskinan, kesehatan, atau pendidikan. Sosok seperti Bill Gates, Warren Buffett, dan John D. Rockefeller menjadi contoh bahwa akumulasi kekayaan dapat berujung pada kontribusi sosial berskala global. Ronald berpendapat, ini adalah tahap akhir yang menunjukkan seseorang telah menyelesaikan permainan kapitalisme.

Dengan memahami struktur lima level dalam “game kapitalisme” yang diungkapkan Timothy Ronald, individu dapat merancang strategi keuangan jangka panjang. Setiap level memberikan pelajaran berharga yang dapat membantu seseorang berkembang secara bertahap menuju stabilitas finansial dan dampak sosial yang lebih luas. Bukan hanya sekadar kaya,tetapi juga bermanfaat bagi sesama.