Tutup
EnergiInvestasiNewsOtomotif

Toyota Kembangkan Bioetanol, Bangun Pabrik di Indonesia

184
×

Toyota Kembangkan Bioetanol, Bangun Pabrik di Indonesia

Sebarkan artikel ini
bakal-bangun-pabrik,-bkpm:-toyota-bakal-investasi-penuhi-kebutuhan-bioetanol-ri
Bakal Bangun Pabrik, BKPM: Toyota Bakal Investasi Penuhi Kebutuhan Bioetanol RI

Jakarta – Kabar baik datang dari sektor energi. Raksasa otomotif Jepang, Toyota, siap berinvestasi besar-besaran di Indonesia untuk mendukung kebutuhan bioetanol.

Investasi ini sejalan dengan rencana pemerintah menerapkan mandatori pencampuran bioetanol 10 persen (E10).

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi,Todotua Pasaribu,mengungkapkan kebutuhan bahan bakar dalam negeri mencapai lebih dari 40 juta kiloliter (KL) per tahun.

“Dengan kewajiban E10, Indonesia membutuhkan sekitar 4 juta KL bioetanol di 2027,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Menurut todotua, Toyota melihat peluang besar dalam pengembangan bioetanol di Indonesia.

Saat ini, tengah dikaji rencana pembangunan fasilitas produksi bioetanol berkapasitas 60.000 KL per tahun dengan nilai investasi Rp 2,5 triliun.

“Investasi ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri,tetapi juga membuka peluang ekspor,” kata Todotua.

Toyota juga tengah mengembangkan bioetanol generasi kedua yang bersumber dari biomassa nonpangan, seperti limbah pertanian dan tanaman sorgum.

Teknologi ini dinilai sangat cocok dengan potensi agrikultur Indonesia.

“Teknologi pabrik bioetanol generasi kedua ini dapat memanfaatkan berbagai macam limbah pertanian, sehingga cocok dengan Indonesia yang memiliki potensi tanaman sorgum, tebu, padi, singkong, kelapa sawit, aren, dan lain-lain,” jelas Todotua.

kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah menyiapkan sejumlah wilayah, seperti Lampung, untuk menjadi sentra pengembangan industri bioetanol.

Pengembangan ini akan didukung bahan baku dari tebu, singkong, dan sorgum.

Investasi di sektor bioetanol diharapkan memperkuat rantai pasok energi bersih, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.