Tutup
News

Transaksi Kripto Tinggi, September Effect Tak Goyahkan Pasar

223
×

Transaksi Kripto Tinggi, September Effect Tak Goyahkan Pasar

Sebarkan artikel ini
indodax-pede-september-effect-tak-bikin-goyang-pasar-kripto-nasional
Indodax Pede September Effect Tak Bikin Goyang Pasar Kripto Nasional

Jakarta – Pasar kripto Indonesia menunjukkan performa yang menjanjikan dengan mencatatkan nilai transaksi Rp276 triliun hingga Juli 2025. Angka ini menandakan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.Otoritas jasa Keuangan (OJK) mencatat, transaksi kripto pada Juli 2025 melonjak 62,36 persen menjadi Rp52,46 triliun. Bulan sebelumnya, nilai transaksi tercatat Rp32,31 triliun.

Jumlah investor kripto juga terus bertambah. OJK mencatat 16,5 juta investor per Juli 2025,naik 4,11 persen dari 15,85 juta pada Juni 2025.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai fenomena “September Effect” lebih bersifat psikologis. “Kami melihat ‘September Effect’ lebih bersifat psikologis ketimbang fundamental,” ujarnya.

Total transaksi kripto sepanjang 2024 mencapai Rp344 triliun.

kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan,Aset Digital,dan Aset kripto OJK,hasan Fawzi,sebelumnya mengingatkan investor untuk berhati-hati.

Namun,data OJK menunjukkan industri kripto tetap stabil di tengah isu demonstrasi yang sempat mempengaruhi pasar modal. Aktivitas penempatan dan penarikan dana di exchange kripto terpantau normal.

Kusuma optimistis tren positif ini dapat menjadi katalis transformasi ekonomi digital nasional.

Ia menekankan pentingnya diversifikasi portofolio, manajemen risiko jangka panjang, serta pemahaman aset bagi investor.”prinsipnya bukan market timing, melainkan konsistensi, pemahaman aset, dan disiplin dalam bertransaksi,” katanya.

Meski demikian, Kusuma mengingatkan investasi kripto tetap memiliki risiko tinggi. Investor disarankan menggunakan dana yang siap dialokasikan.