Tutup
News

Transformasi Tim Keuangan Kunci Bisnis Bertahan di Tengah Krisis

308
×

Transformasi Tim Keuangan Kunci Bisnis Bertahan di Tengah Krisis

Sebarkan artikel ini
transformasi-tim-keuangan-kunci-bisnis-bertahan-di-tengah-krisis,-arus-kas-harus-terintegrasi!
Transformasi Tim Keuangan Kunci Bisnis Bertahan di Tengah Krisis, Arus Kas Harus Terintegrasi!

Jakarta – Di tengah perlambatan ekonomi global, perusahaan-perusahaan di Indonesia didorong untuk melakukan transformasi sistem keuangan. Penyedia solusi software-as-a-service (SaaS),Mekari,menekankan pentingnya peran strategis tim keuangan dalam pengelolaan bisnis yang efektif.

Pada kuartal I-2025, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan adanya perlambatan. Indeks Keyakinan Bisnis Indonesia mengalami penurunan dari 12,46 menjadi 7,63, PMI Manufaktur terkontraksi selama tiga bulan berturut-turut menjadi 46,9, arus modal asing keluar mencapai Rp28,6 triliun, dan investasi asing langsung (FDI) menyusut 12,5 persen secara year on year.

Kondisi ini menyebabkan perusahaan dari berbagai sektor, termasuk startup, manufaktur, dan ritel, cenderung menahan ekspansi dan lebih fokus pada efisiensi internal. Tekanan biaya, ketidakpastian regulasi, dan terbatasnya arus kas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.

Meskipun demikian, bisnis dituntut untuk tetap bergerak cepat. Namun, proses internal yang lambat dan sistem yang tidak terintegrasi seringkali menghambat agresivitas perusahaan dalam merespons perubahan pasar.Mekari berpendapat bahwa tim keuangan harus bertransformasi dari sekadar pencatat transaksi menjadi pusat kendali yang mengarahkan bisnis melalui data, efisiensi, dan akurasi. Chief of Business Mekari,Jansen Jumino,menyampaikan bahwa visibilitas yang instan dan akurat atas setiap pengeluaran sangat penting di saat arus kas menjadi kunci kelangsungan perusahaan.

“Di masa di mana cash flow menjadi nyawa perusahaan, bisnis butuh visibilitas yang instan dan akurat atas setiap pengeluaran,” ungkap Jansen Jumino dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/7/2025).

Sistem tradisional seperti reimbursement manual, tools keuangan yang terfragmentasi, input ganda, dan audit yang memakan waktu menjadi kendala bagi transformasi tim keuangan.

Data internal Mekari menunjukkan bahwa sektor jasa profesional, teknologi, manufaktur, dan sektor riil telah lebih dulu mengadopsi sistem keuangan terintegrasi.Hal ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya dominasi industri berbasis teknologi, tetapi juga kebutuhan mendesak bagi semua sektor.

Mekari menawarkan solusi Mekari Jurnal dan Mekari Expense untuk menyederhanakan proses keuangan operasional. Dengan alat ini, pengeluaran dapat dicatat secara real-time melalui mobile, proses approval otomatis, transaksi langsung tercatat dalam sistem akuntansi, dan bukti pengeluaran digital siap untuk audit kapan saja.Jansen Jumino menambahkan, “Kita tidak lagi bisa menunggu akhir bulan untuk tahu ke mana uang keluar. Semua harus bisa dilihat hari ini, karena keputusan finansial harus diambil secepat mungkin.”

Manajemen Mekari menegaskan bahwa transformasi keuangan bukan hanya tentang software, tetapi juga tentang cara kerja baru. Kemampuan untuk melacak pengeluaran, mempercepat approval, dan menyajikan laporan yang siap audit menjadi pembeda antara bisnis yang bertahan dan bangkrut di masa krisis.