Tutup
InvestasiPariwisataPerbankan

Transmigrasi Revitalisasi Balai, Fokus Eduwisata dan Ekonomi

125
×

Transmigrasi Revitalisasi Balai, Fokus Eduwisata dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
mentrans-rancang-balai-transmigrasi-sebagai-kawasan-eduwisata-terpadu
Mentrans Rancang Balai Transmigrasi Sebagai Kawasan Eduwisata Terpadu

Jakarta – Kementerian Transmigrasi berencana mengubah balai-balai transmigrasi menjadi kawasan eduwisata. Langkah ini diambil untuk menunjukkan transformasi program transmigrasi kepada masyarakat luas.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, menyampaikan arahan tersebut saat mengunjungi Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta (BBPPMT Yogyakarta) dan Demplot Cangkringan.

“Transmigrasi hari ini fokus pada pembangunan ekonomi dan investasi,” tegas Iftitah dalam keterangan tertulis,Kamis (22/1).

Menurutnya, hal ini akan dilakukan melalui pembukaan akses dan peningkatan nilai kawasan. Balai transmigrasi diminta menyiapkan program yang mendukung pembentukan kawasan ekonomi secara nyata.

iftitah juga menekankan pentingnya peran balai dalam menjangkau publik melalui media sosial. Konten yang dibagikan harus informatif, terutama terkait program pembangunan kawasan berbasis sains, nilai ekonomi, investasi, dan penciptaan lapangan kerja.

Untuk mendukung peran balai transmigrasi, Iftitah menerapkan kebijakan baru berupa sentralisasi pola anggaran tahun 2026. Anggaran akan dialokasikan untuk program revitalisasi dan transformasi yang berfokus pada pembangunan ekonomi.

Transformasi ini juga mencakup perubahan fungsi balai-balai transmigrasi. Ke depan, balai harus mengembangkan pelatihan di sektor pariwisata dan usaha berbasis industri agar lebih relevan dengan kebutuhan ekonomi modern.

Iftitah mewajibkan setiap balai menyusun modul pelatihan berorientasi bisnis dengan nama ‘Mencetak Uang di kawasan transmigrasi’. Modul ini akan berbasis komoditas unggulan seperti cabai, jamur, atau ternak yang disesuaikan dengan potensi masing-masing kawasan.

“Modul ini harus dihitung secara lengkap dari sisi bisnis, mulai dari analisis biaya, prospek usaha, hingga peluang pasar,” tegasnya.

Transformasi ini diharapkan mengubah paradigma pemberian lahan tinggal menjadi ruang investasi yang produktif. Pengelolaan lahan komunal nantinya diproyeksikan untuk meningkatkan nilai ekonomi bagi para peserta transmigrasi.