WASHINGTON – Hubungan antara Gedung Putih dan CEO Tesla, Elon musk, dikabarkan mencapai titik nadir. Hal ini dipicu oleh perbedaan pandangan terkait Rancangan undang-Undang (RUU) pemotongan pajak yang diajukan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya tidak berencana untuk menjalin komunikasi dengan Musk. “Saya tidak memikirkan Musk,” ujarnya kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One. Meski demikian, Trump menambahkan, “Saya berharap ia berhasil dengan Tesla.”
Namun, Trump mengindikasikan adanya potensi peninjauan terhadap kontrak-kontrak Tesla dengan pemerintah federal. “Kami akan memeriksa semuanya,” tegasnya. “Itu uang yang banyak.”
Seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Trump mempertimbangkan untuk menyingkirkan mobil listrik Tesla Model S berwarna merah miliknya, yang dibeli pada bulan Maret. Mobil tersebut sempat dipamerkan di halaman Gedung Putih.
Sementara itu, Musk belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump. Akan tetapi, melalui platform media sosial X, ia terus mengkritik RUU pajak serta pengeluaran besar-besaran dari Partai Republik, yang merupakan bagian dari agenda domestik Trump. Musk bahkan membalas unggahan pengguna lain yang menyebut RUU pajak Trump akan merugikan Partai Republik secara politik dan menambah utang negara sebesar 36,2 triliun dolar AS dengan komentar “tepat sekali”.
Sumber-sumber yang dekat dengan Musk mengklaim bahwa emosi Musk mulai mereda dan ada kemungkinan ia ingin memperbaiki hubungannya dengan Trump.
Perseteruan terbuka antara kedua tokoh ini terjadi sehari sebelumnya, menandai berakhirnya aliansi politik yang sebelumnya terjalin erat.
Saham Tesla (TSLA.O) pada hari Jumat (6/6/2025) dibuka dengan kenaikan, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam sebesar 14 persen dan kehilangan nilai sebesar 150 miliar dolar AS, yang merupakan penurunan satu hari terbesar dalam sejarah perusahaan.Investor James Fishback, salah satu sekutu Musk, mendesak Musk untuk meminta maaf.
“Presiden Trump telah menunjukkan keanggunan dan kesabaran di saat perilaku Elon mengecewakan dan terus terang sangat mengganggu,” kata Fishback dalam sebuah pernyataan.







