Tutup
Perbankan

UMKM Bangkit: Pemerintah Gerakkan Ekonomi Sumatra Pasca Bencana

200
×

UMKM Bangkit: Pemerintah Gerakkan Ekonomi Sumatra Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini
pemerintah-buka-klinik-khusus-umkm-terdampak-bencana-sumatra
Pemerintah Buka Klinik Khusus UMKM Terdampak Bencana Sumatra

Jakarta – Pemerintah akan segera membentuk ‘Klinik UMKM Bangkit’ untuk membantu para pelaku UMKM yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra.

Program ini bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa program ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Tujuannya adalah agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan konkret kepada pemerintah daerah dalam upaya memulihkan ekonomi pascabencana.

“Rapat koordinasi ini dilakukan dalam konteks implementasi pembentukan Klinik UMKM Bangkit di Sumatra untuk mengoptimalkan pemulihan ekonomi bagi para pelaku UMKM di Aceh,Sumatra Barat,dan Sumatra Utara,” ujar Maman dalam konferensi pers di kantornya,Senin (29/12).

Klinik UMKM Bangkit akan menyediakan tiga layanan utama: pembiayaan, belanja produk lokal, dan peningkatan produksi.

Ketiga layanan ini akan disinergikan dengan berbagai mitra terkait agar berjalan terintegrasi dan efektif.

Dalam layanan pembiayaan, Kementerian UMKM telah berkoordinasi dengan 16 bank penyalur, enam lembaga penjamin, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga pemerintah daerah setempat.Layanan belanja produk lokal bertujuan membangun sistem ekonomi tertutup (closed loop economic system).

Kebutuhan barang dan jasa diupayakan dipenuhi dari produk UMKM lokal di masing-masing daerah.

“Belanjanya dari mereka untuk mereka. Produksinya kita dorong berasal dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, lalu dibeli oleh masyarakat sekitar,” jelas Maman.

Jika produk UMKM tidak terserap di pasar lokal, pemerintah akan melibatkan pihak di luar provinsi untuk membeli dan memasarkan produk-produk tersebut.

Maman menyebutkan Klinik UMKM Bangkit akan dibentuk di tiga provinsi terdampak.

Di Sumatra Utara, klinik akan dibuka di Kota Medan dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Di Sumatra Barat, klinik akan berlokasi di Kota padang.

Sementara di Aceh, klinik akan hadir di lima titik, yaitu Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, dan Aceh Utara.

Pemerintah berharap Klinik UMKM Bangkit dapat mempercepat pemulihan usaha pelaku UMKM dan mendorong perputaran ekonomi di daerah terdampak bencana di Sumatra.

“Jadi kalau istilahnya itu dalam tubuh kita, aliran ada pembuluh darah ini darahnya kita ciptakan, tapi kalau saluran perputaran darahnya itu, alirannya itu gak bergerak juga percuma. Nah inilah kita ingin melakukan aktivitas itu,” pungkasnya.

Klinik UMKM Bangkit ini rencananya mulai beroperasi secara bertahap pada Selasa (30/12) dan diharapkan mulai 1 Januari 2026 sudah bisa beroperasi di 8 titik yang ditetapkan.