Jakarta – Digitalisasi usaha mikro,kecil,dan menengah (UMKM) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pemanfaatan teknologi semakin meluas, mencakup transaksi digital hingga pencatatan keuangan.
Teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja. Namun, adopsi teknologi di kalangan UMKM belum merata.
Banyak pelaku usaha masih berada di tahap awal digitalisasi dan menghadapi berbagai kendala.
Tantangan utama adalah pengelolaan keuangan dan akses layanan pendukung. Keterbatasan literasi digital dan finansial menjadi penghambat utama.
Kondisi ini mendorong pendekatan digital yang lebih komprehensif, membangun ekosistem pendukung. Peran mitra lokal dan komunitas menjadi penghubung penting.
Salah satu model yang berkembang adalah kemitraan digital melalui BukuAgen, yang menyasar pelaku usaha di berbagai daerah. Model ini mengandalkan jaringan mitra untuk membantu UMKM mengakses layanan keuangan digital.
bukuagen merupakan bagian dari ekosistem yang dikembangkan oleh BukuWarung. Pendekatan ini mengombinasikan layanan transaksi, pembukuan digital, serta akses keuangan dalam satu jaringan mitra.
Direktur Strategi & Kemitraan BukuWarung, romy Williams, menekankan pentingnya solusi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM.
“kami terus berupaya menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan operasional UMKM, mulai dari layanan pembayaran digital, penyediaan mesin EDC, hingga akses pembiayaan usaha dan pembukuan digital,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
romy menambahkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak terlepas dari peran mitra di lapangan. Penguatan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan.
Pendekatan berbasis komunitas dinilai membantu mempercepat adopsi teknologi, terutama di daerah. Melalui interaksi antarmitra, pelaku usaha dapat saling berbagi pengalaman.
Sebagai bentuk apresiasi, BukuWarung menyelenggarakan Gala akbar BukuAgen 2026. Acara ini digelar pada senin di Grand Mercure Harmoni, Jakarta, dan dihadiri mitra dari berbagai wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, 135 mitra BukuAgen ditampilkan melalui kisah nyata pengembangan usaha. Selain penghargaan, acara ini juga menghadirkan sesi literasi keuangan.







