Jakarta – BCA Syariah menggelar ‘WEpreneur Summit 2025’, wadah kolaborasi dan apresiasi bagi 30 UMKM perempuan terpilih.
Ajang ini sekaligus menjadi momentum pembentukan komunitas alumni.
Komunitas ini diharapkan menjadi sarana pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan.
Program ini dirancang dengan pendekatan ekosistem terintegrasi.Tujuannya meningkatkan kapasitas,pendampingan bisnis,kolaborasi,hingga penguatan jejaring lintas pelaku usaha.
Direktur BCA syariah Ina Widjaja menegaskan komitmennya untuk mendampingi dan mendukung pengusaha UMKM perempuan secara konsisten.
“Kami percaya mereka memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi keluarga,komunitas,hingga perekonomian nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi,Selasa (9/12/2025).
Ina menambahkan, BCA Syariah ingin membangun kapasitas bisnis, kepemimpinan, ketangguhan, serta jejaring yang saling menguatkan.
Para peserta mengikuti serangkaian pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan keahlian UMKM.
Materi pelatihan meliputi kepemimpinan, pengembangan model bisnis, pengelolaan keuangan, branding, hingga digital marketing.
Pendampingan dilakukan oleh praktisi dan pengusaha berpengalaman, serta mentor kelompok.
Mereka memfasilitasi perjalanan bisnis peserta secara intensif dan mendukung kolaborasi.
Beberapa capaian UMKM peserta pelatihan antara lain perbaikan struktur operasional, SOP, dan alur kerja tim.
Selain itu, ada penerapan pencatatan keuangan rutin dan proyeksi arus kas, kesadaran akan keberlanjutan berupa pengurangan limbah, serta terbentuknya kolaborasi bisnis lintas peserta dan mentor.
Beberapa peserta yang sebelumnya bersiap ekspor berhasil mewujudkan rencananya.
Bahkan, ada pula yang tampil sebagai narasumber di workshop Kementerian Malaysia, Komunitas Korea, serta Australian School di Indonesia.
“Kami percaya bahwa ketika perempuan berdaya, ekonomi ikut tumbuh, dan masyarakat memperoleh manfaatnya,” pungkas Ina Widjaja.







