Tutup
News

UNP Dorong Desa Matotonan ke Panggung Dunia Lewat Website dan Inovasi Pangan Lokal

321
×

UNP Dorong Desa Matotonan ke Panggung Dunia Lewat Website dan Inovasi Pangan Lokal

Sebarkan artikel ini
unp-dorong-desa-matotonan-ke-panggung-dunia-lewat-website-dan-inovasi-pangan-lokal
UNP Dorong Desa Matotonan ke Panggung Dunia Lewat Website dan Inovasi Pangan Lokal

MENTAWAI – Universitas Negeri Padang (UNP) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan potensi daerah terpencil.Hal ini diwujudkan melalui program Pemberdayaan Desa Binaan di Desa Matotonan, Kabupaten kepulauan Mentawai. Program yang didanai oleh DPPM Kemendikti Saintek ini memasuki tahun kedua dengan Prof. Anton sebagai ketua pelaksana.

Dua program utama yang dijalankan meliputi pelatihan inovasi makanan lokal dan pelatihan pembuatan video promosi serta peluncuran website desa. Ezi Anggraini, M.pd.,dosen Tata Boga Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP,hadir sebagai narasumber dalam pelatihan inovasi makanan lokal. Ia membekali 30 pelaku UMKM dari lima dusun di Matotonan dengan keterampilan mengolah sagu, talas, dan pisang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Pelatihan pembuatan video promosi dan peluncuran website desa bertujuan memperkuat promosi digital Matotonan agar lebih dikenal secara nasional maupun internasional. Website resmi desa kini dapat diakses melalui https://desamatotonan.id. Kegiatan ini diikuti perangkat desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Bupati Kepulauan Mentawai Dr. Rinto Wardana, SH, MH, mengapresiasi peran UNP dalam memajukan desa-desa di wilayahnya. “inisiatif ini membuktikan bahwa desa di pedalaman pun bisa maju dan dikenal dunia,” ujarnya saat menghadiri peluncuran website resmi Desa matotonan pada Jumat (10/8/2025),bertepatan dengan hari Jadi Desa Matotonan ke-45. Ia menambahkan, “yang terpenting, kita mengangkat budaya asli dan potensi lokal sebagai kekuatan utama.”

Pada kesempatan yang sama,tim UNP menyerahkan sebuah laptop kepada perangkat desa sebagai sarana operasional pengelolaan website dan promosi. Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Pendidikan juga memberikan respon positif dan menilai sinergi antara sejarawan, pemerintah, dan masyarakat sebagai kunci pembangunan desa wisata berkelanjutan.

Dengan dukungan dari UNP, Desa Matotonan kini memiliki modal penting berupa inovasi pangan lokal, keterampilan promosi digital, dan website interaktif. Diharapkan, bumi sikerei dapat tampil sebagai destinasi wisata kelas dunia yang memadukan keindahan alam, olahraga petualangan, dan kekayaan tradisi.