Tutup
Perbankan

UNP Latih Pemuda Muhammadiyah: Siaga Bencana di Wisata Bungus

324
×

UNP Latih Pemuda Muhammadiyah: Siaga Bencana di Wisata Bungus

Sebarkan artikel ini
bangun-kesiapsiagaan-di-objek-wisata-bungus,-pkm-unp-gelar-pelatihan-bantuan-hidup-dasar
Bangun Kesiapsiagaan di Objek Wisata Bungus, PKM UNP Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) berupaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kecelakaan di kawasan wisata bahari. Melalui Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), UNP menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi Pemuda Muhammadiyah Cabang Bungus pada 9 hingga 10 juli 2025.

Ns. Debby Sinthania, S.Kep., M.Kep., Ketua Tim PKM UNP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. “Kami memilih kawasan Bungus teluk Kabung karena merupakan destinasi wisata bahari unggulan di Sumatera Barat,” jelasnya, Minggu (13/7).

Menurut Debby Sinthania, peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bungus perlu diimbangi dengan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kecelakaan. “Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan tidak diimbangi kesiapsiagaan masyarakat lokal terhadap risiko kecelakaan, seperti tenggelam atau henti jantung mendadak,” ungkapnya.

Pelatihan BHD ini melibatkan kolaborasi multidisiplin antara dosen dan mahasiswa UNP dengan Pemuda Muhammadiyah Cabang bungus. Sebanyak 20 anggota Pemuda Muhammadiyah Bungus Teluk Kabung mendapatkan pelatihan keterampilan BHD. materi pelatihan disampaikan oleh Dr. dr. Elsa Yuniarti, .Biomed, AIFO-K, sementara praktik dipandu oleh Iwan, Amd.Kep, instruktur bersertifikasi dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Selain memberikan pelatihan BHD, Tim PKM UNP juga memperkenalkan penggunaan alat defibrillator (AED) dan teknik penanganan kegawatdaruratan dasar. Debby Sinthania berharap, para peserta dapat menjadi pelopor kesiapsiagaan di kawasan wisata masing-masing. “Kita berharap, peserta dapat menjadi pionir kesiapsiagaan di kawasan wisata mereka masing-masing,” harapnya.

Sebagai bagian dari programme, tim juga memasang simbol-simbol keselamatan dan titik evakuasi di sejumlah lokasi strategis di Objek Wisata Bungus. “Langkah ini penting untuk memberikan edukasi visual serta mempercepat penanganan darurat bila diperlukan,” pungkasnya.