Tutup
News

UNP Susun Strategi, Kelurahan Siaga Hadapi Bencana

172
×

UNP Susun Strategi, Kelurahan Siaga Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
tata-kelola-risiko-bencana,-dosen-unp-kembangkan-desain-kebijakan-kelurahan-tangguh
Tata Kelola Risiko Bencana, Dosen UNP Kembangkan Desain Kebijakan Kelurahan Tangguh

Padang – Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi tuan rumah Focus Group discussion (FGD) penting terkait pengembangan kebijakan kelurahan tangguh bencana. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (14/10/2025) di kampus UNP.

FGD ini merupakan bagian dari program hilirisasi – Desain model yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI. Tujuannya adalah menguji pengembangan desain kebijakan kelurahan tangguh bencana.

Ketua Tim Peneliti, Dr. Zikri Alhadi, memimpin langsung kegiatan ini. Ia juga menjadi salah satu narasumber utama.

Selain itu, hadir pula Khalid Syaifullah, Fasilitator Nasional Pengurangan Risiko Bencana, sebagai narasumber.

Peserta FGD terdiri dari Anggota Tim Peneliti,Rahmadani Yusran dan Iip Permana,serta Ketua Kelompok Siaga Bencana dari Kelurahan Lolong Belanti,Purus,dan Belakang Tangsi.

Dr. Zikri Alhadi menyoroti tantangan utama dalam pengembangan kebijakan kelurahan tangguh bencana, yaitu belum adanya pemeliharaan operasional Pengurangan Risiko Bencana di tingkat kelurahan/desa.

Solusinya, menurutnya, adalah melakukan hilirisasi kebijakan kelurahan tangguh bencana berdasarkan penelitian yang memperkuat kelembagaan dan partisipasi. Program ini bertujuan membangun model kebijakan yang aplikatif, partisipatif, dan kontekstual.

Khalid syaifullah menambahkan bahwa Kebijakan Kelurahan Tangguh bencana bertujuan meningkatkan kolaborasi dan sinergi para pihak untuk mencapai pengurangan risiko bencana, dengan meningkatkan ketahanan dan mengurangi kerentanan.

Peserta FGD sepakat merekomendasikan bahwa pembangunan Kelurahan Tangguh Bencana harus dimulai dengan membangun partisipasi aktif seluruh pihak dan memperkuat kelembagaan komunitas sebagai ujung tombak dalam tata kelola risiko bencana.