Jakarta – Kenaikan harga minyak dunia akibat eskalasi Timur Tengah tidak memengaruhi pasokan dan harga BBM dalam negeri. Hal ini diungkapkan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.
“Meski harga minyak naik, pasokan BBM nasional aman. Harga BBM juga stabil tidak berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat,” ujar Riva dalam keterangan resminya, Senin (15/4/2024).
Pertamina mempertahankan harga BBM meski biaya produksi naik karena harga minyak dunia naik. “Sebagai perusahaan negara, kami mendukung stabilitas perekonomian nasional,” tegas Riva.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan stok BBM nasional aman selama Ramadan dan Idulfitri. Stok Pertalite mencapai 20 hari, Pertamax 41 hari, Solar dan Biosolar 22 hari, dan Avtur 41 hari.
“Penambahan stok BBM sudah dilakukan sejak Satgas Natal dan Tahun Baru,” jelas Riva.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menambahkan bahwa kebutuhan BBM masyarakat pascalibur Idulfitri dan arus balik juga menjadi perhatian perusahaan.
“Satgas RAFI terus siaga memastikan kebutuhan BBM pemudik terpenuhi dengan aman dan lancar,” tandasnya.







