Tutup
News

Wakil Wali Kota dan BKKBN Apresiasi Langkah PT Semen Padang Bantu Keluarga Berisiko Stunting

312
×

Wakil Wali Kota dan BKKBN Apresiasi Langkah PT Semen Padang Bantu Keluarga Berisiko Stunting

Sebarkan artikel ini
wakil-wali-kota-dan-bkkbn-apresiasi-langkah-pt-semen-padang-bantu-keluarga-berisiko-stunting
Wakil Wali Kota dan BKKBN Apresiasi Langkah PT Semen Padang Bantu Keluarga Berisiko Stunting

Padang – PT semen Padang mendapat apresiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas kontribusinya dalam percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat. bantuan bedah rumah senilai Rp20 juta disalurkan perusahaan untuk Keluarga Berisiko stunting (KRS).

Apresiasi tersebut disampaikan Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, saat penyerahan bantuan di Kampung KB Baringin Sakti, Kamis (11/9/2025).

Bonivasius optimistis target penurunan stunting di Sumbar dapat tercapai melalui kolaborasi pemerintah dan sektor swasta. “Keterlibatan dunia usaha sangat penting. Dukungan PT Semen Padang ini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan generasi masa depan,” ujarnya.

Direktur Keuangan PT Semen padang, Iskandar Z.Lubis, menyerahkan langsung bantuan bedah rumah tersebut. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, turut menyaksikan penyerahan.

Maigus Nasir menyampaikan terima kasih atas kontribusi PT Semen Padang. Ia menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam menekan angka stunting.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi seperti ini sangat penting agar setiap keluarga mendapatkan akses yang lebih baik terhadap gizi,sanitasi,dan lingkungan yang sehat,” kata Maigus.

Bantuan bedah rumah diharapkan memberikan dampak langsung pada keluarga penerima. Rumah yang layak dapat menekan risiko stunting.

“Rumah dan sanitasi yang sehat sama pentingnya dengan gizi. Dengan tempat tinggal yang lebih baik, tumbuh kembang anak akan lebih optimal,” tambahnya.

Selain bedah rumah, PT Semen Padang juga menyalurkan Rp80,5 juta untuk membantu sembilan ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi kronik (KEK). Bantuan berupa paket nutrisi tambahan dan pembangunan jamban sehat di tiga kecamatan sekitar perusahaan.

Maigus berharap program ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi perusahaan lain. Ia meyakini target bebas stunting di Kota Padang dapat terwujud dengan keterlibatan semua pihak.

Bonivasius menambahkan, peran Kampung KB seperti baringin Sakti sangat penting dalam memperkuat pembangunan keluarga dari tingkat paling dasar. BKKBN optimistis Sumatera Barat dapat menjadi salah satu provinsi terdepan dalam penanganan stunting dengan dukungan dunia usaha dan pemerintah.