Agam – pemerintah Nagari Panampuang,Kabupaten Agam,Sumatera barat,berupaya memperkuat kelompok tani (Keltan) demi meningkatkan ketahanan pangan wilayah.
Wali Nagari Panampuang, Etriwarmon, menegaskan hal ini dalam pertemuan bersama pengurus Keltan, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Ampek Angkek, dan Wali Jorong se-Nagari Panampuang, Kamis (2/10).
Etriwarmon menjelaskan, pemantapan legalitas kelompok tani menjadi fokus utama.
“Periode kepengurusan mungkin sudah ada yang habis atau pengurusnya merantau dan tidak aktif lagi,ini perlu diperbarui,” ujarnya.
selain itu, pengurus Keltan diharapkan menyiapkan surat pembebasan lahan untuk pembangunan irigasi.
Pemerintah Nagari Panampuang juga berencana menggelar pelatihan bagi kelompok tani yang akan dianggarkan melalui perubahan APB Nagari.
Koordinator BPP Kecamatan ampek Angkek, Rismayeti, menambahkan, pembentukan kelompok tani bertujuan agar kegiatan dapat dilakukan secara berkelompok dan memperkenalkan komoditas unggulan.”Anggota kelompok tani diharapkan memiliki lahan, seperti sawah dan ladang, agar ada lahan usaha kelompok dan lahan usaha anggota,” jelasnya.
Sekretaris Nagari Panampuang, Syahril, melaporkan bahwa pertemuan yang dihadiri 21 kelompok tani yang terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan) berjalan lancar.







