Tutup
News

Walikota Bukittinggi Ikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Secara Daring

228
×

Walikota Bukittinggi Ikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Secara Daring

Sebarkan artikel ini
walikota-bukittinggi-ikuti-peluncuran-koperasi-merah-putih-secara-daring
Walikota Bukittinggi Ikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Secara Daring

BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Dukungan ini diwujudkan dengan mengikuti peluncuran program secara daring yang dipusatkan di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).

walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa pihaknya telah membentuk 24 KKMP yang siap beroperasi. “Kami sudah bentuk 24 KKMP yang akan segera bergerak menjalankan fungsi distribusi dan pelayanan,” ujarnya. Ia menambahkan, program ini memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendukung pembangunan nasional. “Program ini sangat potensial untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus menyokong agenda pembangunan nasional,” katanya.

Program KDMP/KKMP merupakan inisiatif presiden untuk memperkuat ekonomi dan kemandirian desa. Tujuan utamanya adalah memperkuat perekonomian desa, meningkatkan nilai tukar petani, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan inklusi keuangan desa. Saat ini, tercatat 80.081 KKMP dan KDMP telah terbentuk di seluruh Indonesia,termasuk 24 di Kota Bukittinggi.

Dalam arahannya,Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar utama dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat. Pemerintah berkomitmen untuk memperpendek rantai distribusi, memberantas praktik tengkulak, dan memastikan hasil pertanian serta kebutuhan pokok masyarakat dikelola secara adil dan merata melalui gerakan Koperasi Merah Putih.

Presiden juga menyampaikan bahwa koperasi akan didukung melalui pemanfaatan dana desa, penyediaan sarana distribusi, serta layanan kebutuhan masyarakat seperti sembako, obat generik, dan pupuk. Pemerintah juga akan menindak tegas pelaku usaha yang merugikan petani dan masyarakat, termasuk penyitaan aset bagi yang terbukti melanggar ketentuan.

Prabowo berharap koperasi ini dapat menjadi penggerak utama ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dengan pengelolaan yang transparan dan bebas dari praktik korupsi. Dengan model koperasi yang dikelola secara inklusif dan transparan, pemerintah berharap ekosistem ekonomi desa dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih merata, berkelanjutan, dan berkeadilan.