Tutup
News

Wartawan di Padang Meninggal, Sempat Ditolak Empat RS

645
×

Wartawan di Padang Meninggal, Sempat Ditolak Empat RS

Sebarkan artikel ini
kilang-pertamina-gandeng-wanita-mundam-berseri-cegah-stunting
Kilang Pertamina Gandeng Wanita Mundam Berseri Cegah Stunting

Padang – Seorang wartawan senior di Padang, Sumatera Barat, meninggal dunia setelah sempat ditolak oleh empat rumah sakit.

Penolakan itu membuat almarhum terlantar berjam-jam.

Indra Sakti Nauli, nama wartawan tersebut, akhirnya diterima di RSUD dr. Rasidin. Namun, nyawanya tak tertolong meski sempat mendapatkan perawatan.

Kisah pilu ini viral setelah diungkapkan oleh istri almarhum, helma Tuti, melalui akun Facebook miliknya. Unggahan tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak.

Helma menceritakan bagaimana suaminya ditolak oleh empat rumah sakit, termasuk RSUP M. Djamil, dengan alasan yang berbeda-beda.

“Perlakuan empat rumah sakit,termasuk M. Djamil, oper sana oper sini, membuat Indra Sakti terlantar berjam-jam,” tulis Helma dalam unggahannya.

Indra Sakti sendiri mengeluhkan sakit di leher. Pihak keluarga menyebut, rumah sakit sebenarnya sudah mengetahui bahwa pembuluh darahnya pecah.

Novermal, seorang wartawan yang juga anggota DPRD pesisir Selatan, menyayangkan tindakan keempat rumah sakit tersebut.

Dalam curahan hatinya di Facebook, Helma menulis, “Selamat Jalan Suamiku😭😭 Tak terasa sudah seminggu kepergianmu, bahkan masih terasa mimpi kalau sekarang alam kita berbeda tapi ada rasa bahagia di hati karena menjelang kepergianmu kita bersama dari subuh sampai malam.”

Helma kemudian menceritakan kronologi kejadian dari awal hingga akhir hayat sang suami, termasuk detail penolakan dari rumah sakit satu ke rumah sakit lainnya, serta upaya mendapatkan rujukan BPJS.