Tutup
News

XLSmart Raup Untung Rp313 Miliar Pascamerger, Pendapatan Naik 22 Persen

314
×

XLSmart Raup Untung Rp313 Miliar Pascamerger, Pendapatan Naik 22 Persen

Sebarkan artikel ini
begini-kinerja-xlsmart-pascamerger-2,5-bulan
Begini Kinerja XLSmart Pascamerger 2,5 Bulan

Jakarta – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) mencatatkan lonjakan pendapatan sebesar 22 persen pada kuartal II 2025, mencapai Rp10,5 triliun. kinerja positif ini diraih pasca-merger.

Perusahaan telekomunikasi ini juga membukukan normalized EBITDA sebesar Rp4,97 triliun dengan normalized EBITDA margin 47 persen. Laba bersih yang dinormalisasi (normalized PAT) tercatat sebesar Rp313 miliar.

Kontribusi pendapatan layanan data dan digital mendominasi dengan lebih dari 91 persen dari total pendapatan XLSmart. Secara kumulatif, pendapatan XLSmart di semester pertama 2025 mencapai Rp19,1 triliun.

Meskipun beban operasional meningkat akibat proses merger, XLSmart berhasil menekan biaya penjualan dan pemasaran melalui digitalisasi. Kenaikan biaya operasional secara keseluruhan dipicu oleh biaya infrastruktur, interkoneksi, dan beban biaya regulatory.

Posisi keuangan XLSmart diklaim tetap sehat dengan utang kotor Rp23,19 triliun dan rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 3,53x. Utang bersih tercatat Rp21,93 triliun, tanpa utang berdenominasi dolar AS.

Sebanyak 78 persen pinjaman berbunga mengambang (floating) dan 22 persen berbunga tetap (flat). Free Cash Flow (FCF) meningkat 35 persen menjadi Rp6,48 triliun.

XLSmart mengalokasikan belanja modal Rp2,3 triliun hingga kuartal kedua, dari total alokasi Rp20-25 triliun hingga akhir tahun. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

“Kuartal kedua menjadi tonggak penting bagi kami,” ujar Direktur Utama dan Kepala Eksekutif XLSmart, Rajeev Sethi, dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).

Rajeev menambahkan, perusahaan menghadapi tantangan eksternal berupa kompetisi ketat dan tantangan internal untuk memastikan operasional tetap solid.

“Sejumlah pencapaian penting telah terwujud, seperti terciptanya skala bisnis yang semakin besar, integrasi jaringan yang terus berlangsung, hingga meningkatnya pengalaman pelanggan,” pungkasnya.