Tutup
News

Zulhas Sebut Kuota Impor Sapi Hidup Kini Dibebaskan, Tahun Ini Targetkan 250 Ribu Ekor

243
×

Zulhas Sebut Kuota Impor Sapi Hidup Kini Dibebaskan, Tahun Ini Targetkan 250 Ribu Ekor

Sebarkan artikel ini
zulhas-sebut-kuota-impor-sapi-hidup-kini-dibebaskan,-tahun-ini-targetkan-250-ribu-ekor
Zulhas Sebut Kuota Impor Sapi Hidup Kini Dibebaskan, Tahun Ini Targetkan 250 Ribu Ekor

Jakarta – Pemerintah mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menghapus batasan kuota impor sapi hidup. kebijakan ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan daging dan susu di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, importir kini memiliki keleluasaan untuk mengimpor sapi hidup tanpa terikat pada kuota. Sapi-sapi impor tersebut diperuntukkan bagi berbagai keperluan, termasuk penggemukan, pemotongan, dan produksi susu. “Ya sekarang kan kita buka lebar. Impor sapi yang hidup, impor sapi yang hidup baik untuk potong, penggemukan maupun untuk susu. Sekarang kan bebas,kita bebaskan,” ujarnya di sela-sela peringatan Hari Susu Nusantara 2025,Minggu (15/6/2025).

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memacu industri pengolahan susu nasional untuk meningkatkan volume produksi dan kualitas pasokan. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir. “Nggak ada kuota-kuota lagi,nggak ada. Jadi sapi hidup, apakah untuk digemukkan, apakah untuk susu. sekarang nggak ada kuota, bebas, bebas,” imbuhnya.

Namun, Zulkifli Hasan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rincian teknis pelaksanaan kebijakan tersebut dan meninggalkan lokasi setelah memberikan keterangan kepada media.Sebelumnya, wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyampaikan rencana Indonesia untuk mengimpor 2 juta sapi hidup hingga tahun 2029. Impor ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan susu dan daging di dalam negeri. “Kita target 5 tahun ini untuk susu 1,2 juta (sapi), kemudian untuk daging 800 ribu lebih. Jadi totalnya 2 juta selama 5 tahun,” kata Sudaryono, jumat (31/1/2025).

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan impor sebanyak 250 ribu sapi guna memenuhi kebutuhan susu dan daging.