Tutup
Perbankan

Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman Turun, Wakil Bupati Akui Program Belum Berdampak Peningkatan Pendapatan

307
×

Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman Turun, Wakil Bupati Akui Program Belum Berdampak Peningkatan Pendapatan

Sebarkan artikel ini
ekonomi-masyarakat-padang-pariaman-turun,-wakil-bupati-akui-program-belum-berdampak-peningkatan-pendapatan
Ekonomi Masyarakat Padang Pariaman Turun, Wakil Bupati Akui Program Belum Berdampak Peningkatan Pendapatan

Padang pariaman – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tengah berupaya mencari solusi untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Rapat tindak lanjut pengembangan ekonomi daerah dipimpin oleh Wakil Bupati padang Pariaman,Rahmat Hidayat,di Ruang Rapat Sekretaris Daerah,Kantor Bupati Padang Pariaman,kemarin.

rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Badan Litbangda, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam rapat tersebut, Rahmat Hidayat menekankan pentingnya intervensi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengungkapkan bahwa data statistik menunjukkan tren ekonomi Kabupaten Padang Pariaman cenderung stagnan bahkan menurun dalam lima dekade terakhir. “Kita harus fokus membangkitkan kembali perekonomian padang Pariaman,” ujarnya. Ia menambahkan, “Intervensi yang terukur dan tepat sasaran sangat diperlukan agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.”

Lebih lanjut, Rahmat Hidayat menyoroti bahwa sejumlah program yang telah dijalankan belum menunjukkan output dan pendapatan yang nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai perlunya fokus pada satu atau dua sektor unggulan sebagai prioritas utama pembangunan ekonomi. “Tanpa fokus yang jelas, kebijakan bisa menjadi bias dan tidak berdampak signifikan,” jelasnya. Ia juga menambahkan, “Kita perlu memilih sektor strategis, misalnya pertanian atau UMKM lokal, untuk dijadikan titik ungkit.”

Beberapa poin penting yang menjadi catatan dalam rapat tersebut meliputi branding produk lokal dan produk unggulan untuk mendorong identitas yang kuat pada produk-produk khas Padang Pariaman agar lebih kompetitif di pasar.Selain itu, sinergi hulu-hilir di sektor pertanian juga menjadi perhatian, dengan tujuan mengintegrasikan rantai produksi, distribusi, hingga pemasaran untuk memastikan nilai tambah ekonomi bagi petani. Fokus pada sektor prioritas juga ditekankan, dengan menetapkan satu atau dua sektor unggulan sebagai prioritas kebijakan dan alokasi sumber daya agar lebih terarah dan berdampak nyata.