Tutup
Regulasi

PDB Ekonomi Kreatif Melesat: Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional!

327
×

PDB Ekonomi Kreatif Melesat: Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional!

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sektor ekonomi kreatif menunjukkan taringnya dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang melampaui pertumbuhan ekonomi nasional pada periode 2022 hingga 2024.

Meskipun sempat mengalami perlambatan pada 2023, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya optimis sektor ini akan terus menjadi mesin penggerak ekonomi.

“Meskipun terjadi perlambatan di tahun 2023, ekonomi kreatif tetap tumbuh sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional dan kembali menguat signifikan pada tahun 2024,” ujar Teuku Riefky dalam acara Ekraf Annual Report 2025 di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Data menunjukkan PDB ekonomi kreatif pada 2022 mencapai 6,81 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,31 persen.

Sempat melambat menjadi 5,05 persen pada 2023, PDB kembali melonjak menjadi 6,57 persen pada 2024, sementara pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,03 persen.

Secara nilai, PDB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) sektor ekonomi kreatif juga terus meningkat, dari Rp 1.370,4 triliun pada 2022 menjadi Rp 1.611,2 triliun pada 2024.

“Hal ini mengindikasikan peran strategis sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Teuku Riefky.

Pada 2026 ini, pemerintah menargetkan laju pertumbuhan PDB ekonomi kreatif sebesar 5,3 hingga 5,54 persen.

“BPS (Badan Pusat Statistik) akan mengeluarkan data di awal tahun di sekitar bulan Februari 2027,” imbuhnya.

Selain itu, Kementerian Ekonomi Kreatif juga mencatat kinerja positif pada beberapa indikator utama di tahun 2025.

Investasi di sektor ini mencapai Rp 132 triliun dari triwulan I sampai III, menyumbang 9 persen dari total investasi asing di Indonesia.

Nilai ekspor juga melampaui target RPJMN 2025, mencapai US$ 26,69 miliar dalam triwulan I sampai III.

Sektor ekonomi kreatif juga berhasil menyerap 27,4 juta tenaga kerja pada periode yang sama, melampaui target RPJMN sebesar 25,55 juta orang.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Biaya pendanaan (cost of fund) obligasi korporasi masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu, meskipun dalam beberapa waktu terakhir mulai menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya tekanan global. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) terbaru, rata-rata kupon surat utang korporasi tenor tiga tahun tren penurunan yang cukup signifikan pada kuartal I-2026 dibandingkan periode tahun sebelumnya. Bagi emiten…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…