Tutup
Technology

Trafik Data Indosat Melesat 15% saat Nataru 2025/2026

174
×

Trafik Data Indosat Melesat 15% saat Nataru 2025/2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Indosat Tbk (ISAT), yang juga dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH), mencatatkan lonjakan signifikan dalam penggunaan data selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Perusahaan telekomunikasi ini melaporkan pertumbuhan trafik data nasional mencapai *double-digit*, yaitu sekitar 15% lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

Bahkan, pertumbuhan ini melampaui 20% jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa aktivitas digital semakin merata di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur dan Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menjelaskan bahwa peningkatan trafik data ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga cerminan dari perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Indosat mengklaim mampu melayani seluruh kebutuhan data yang melonjak selama periode liburan panjang tersebut.

Kestabilan layanan ini didukung oleh optimalisasi jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC), sebuah pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Teknologi AI ini memungkinkan pemantauan performa jaringan secara *real-time* dan penyesuaian kapasitas secara adaptif di lokasi-lokasi yang mengalami kenaikan trafik.

Dengan demikian, pelanggan tetap dapat menikmati layanan digital yang optimal, bahkan saat konsumsi data meningkat serentak.

Lonjakan penggunaan data tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas.

“Dengan dukungan teknologi AI di DIOC, seluruh tim teknis dapat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat, memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi dapat menikmati koneksi yang andal di mana saja mereka berada,” ujar Cheung dalam keterangan resminya.

Untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di titik-titik strategis.

Fokus utama adalah wilayah-wilayah yang mencatat lonjakan trafik tertinggi.

Beberapa wilayah tersebut antara lain Bogor, Sukabumi, Tangerang di area Jabodetabek; Garut, Bandung, dan Klaten di wilayah Jawa; Bandung, Kota Denpasar, dan Tabanan di Bali Nusra; serta Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin di Sumatra.

Selain itu, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba di Kalimantan dan Sulawesi juga menjadi fokus penguatan jaringan.

Selama periode Nataru, Indosat juga mencatat peningkatan popularitas layanan digital.

Lima aplikasi yang mengalami lonjakan penggunaan tertinggi adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Untuk mendukung kebutuhan ini, Indosat telah menggelar lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 titik BTS 5G di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan BTS 4G mencapai 7,7% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan bagi pelanggan.

Technology

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) dinilai memiliki prospek pertumbuhan yang semakin solid seiring peluncuran platform kecerdasan artifisial terintegrasi Megarock yang dikembangkan bersama SumbarSumbarbisnis.com Services (AWS). Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis yang dapat mengubah posisi MTDL dari sekadar distributor teknologi menjadi enabler solusi digital berbasis AI. Head of Research Kisi Sekuritas Muhammad Wafi…