Tutup
Regulasi

Rupiah Melemah? Ini Prediksi Kurs Dolar Kamis 7 Januari 2026

319
×

Rupiah Melemah? Ini Prediksi Kurs Dolar Kamis 7 Januari 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Rupiah kembali tertekan oleh dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari Rabu (7/1/2026), melanjutkan tren pelemahan yang sudah terjadi.

Data *Bloomberg* mencatat, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 16.780 per dolar AS, melemah 0,13% dibandingkan penutupan sesi sebelumnya di Rp 16.758.

Senada, kurs rupiah Jisdor juga terkoreksi Rp 23 atau 0,14% menjadi Rp 16.785 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan ini sejalan dengan tekanan yang dialami mata uang regional dan global lainnya akibat penguatan dolar AS.

“Rupiah sendiri juga masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI),” ujar Lukman.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga ini membuat aliran dana asing cenderung lebih berhati-hati, sehingga semakin membebani pergerakan rupiah.

Untuk perdagangan Kamis (8/1/2026), Lukman memperkirakan rupiah masih akan fluktuatif dan cenderung tertekan di kisaran Rp 16.700 – Rp 16.850 per dolar AS.

Pergerakan rupiah akan sangat dipengaruhi oleh rilis data ekonomi AS. Jika data menunjukkan pelemahan, tekanan terhadap rupiah berpotensi mereda.

Sentimen positif juga dapat datang dari dalam negeri jika data cadangan devisa dan indeks kepercayaan konsumen Indonesia menunjukkan perbaikan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) membukukan penurunan laba bersih sepanjang kuartal I tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis akhir pekan lalu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,34 triliun, menurun 21,8% secara tahunan. Ini sejalan dengan laba periode berjalan turun sebesar 17,57% secara year on year (yoy) menjadi Rp 6,05 triliun. Penurunan laba bersih…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…