Tutup
News

Antam Siapkan Rp7 Triliun Perkuat Rantai Pasok Kendaraan Listrik Hingga Smeltes

209
×

Antam Siapkan Rp7 Triliun Perkuat Rantai Pasok Kendaraan Listrik Hingga Smeltes

Sebarkan artikel ini
antam-siapkan-rp7-triliun-perkuat-rantai-pasok-kendaraan-listrik-hingga-smeltes
Antam Siapkan Rp7 Triliun Perkuat Rantai Pasok Kendaraan Listrik Hingga Smeltes

Jakarta – PT aneka Tambang Tbk (Antam) telah mengumumkan alokasi investasi sebesar Rp7 triliun untuk tahun 2025, dengan fokus utama pada pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) dan penyelesaian proyek smelter. Pengumuman ini disampaikan seiring dengan optimisme perusahaan terhadap kondisi keuangan yang kuat.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Antam, Arianto Sabtonugroho Rudjito, menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran akan dialokasikan untuk proyek-proyek pengembangan, termasuk pembangunan ekosistem baterai EV. “Jadi secara anggaran kami total investasi tahun ini adalah sebesar Rp7 triliun, atau kisarannya sekitar 500 juta dolar AS,” ujarnya pada hari Kamis (12/6/2025) di Jakarta. ia menambahkan, “Sebagian besar adalah untuk investasi dalam proyek-proyek pengembangan seperti untuk pembangunan ekosistem baterai EV.”

Selain itu, anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk pembaruan fasilitas logam mulia di Gresik, Jawa Timur, serta penyelesaian proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat.

Arianto menyatakan bahwa Antam saat ini tidak memiliki utang bank dalam neracanya, yang menurutnya memperkuat posisi keuangan perusahaan. “Sehingga menurut kami posisi keuangan Antam itu sangat kuat untuk menopang pertumbuhan ke depan,” katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan sedang menjajaki pendanaan dari perbankan untuk membiayai total investasi tahun ini, “itulah alasannya kenapa kami sedang menjajaki pendanaan dari perbankan untuk membiayai total investasi tahun ini.”

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari Kamis, Antam juga menyetujui pembagian dividen sebesar Rp3,6 triliun atau Rp151,77 per lembar saham untuk tahun buku 2024.

Direktur Utama Antam, Achmad Ardianto, menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dan memajukan ekonomi nasional. “Pembagian dividen ini bukan hanya mencerminkan kinerja keuangan yang sehat, tapi juga menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Ardianto, yang baru menggantikan Nicolas D Kanter sebagai Direktur Utama Antam, menambahkan bahwa nilai dividen tersebut merupakan hasil dari 100 persen laba perusahaan yang mencapai Rp3,6 triliun pada periode yang sama.