Tutup
News

Bibit Jagung Mengalir, Petani Sambut Kemandirian dari Rahmat

195
×

Bibit Jagung Mengalir, Petani Sambut Kemandirian dari Rahmat

Sebarkan artikel ini
dorong-kemandirian-petani,-rahmat-saleh-serahkan-8-ton-bibit-jagung-di-pancung-soal
Dorong Kemandirian Petani, Rahmat Saleh Serahkan 8 Ton Bibit Jagung di Pancung Soal

PESISIR SELATAN – Anggota komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, memberikan dukungan penuh untuk meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Pesisir Selatan.

Dukungan itu diwujudkan dengan menyerahkan bantuan 8 ton bibit jagung kepada kelompok tani di Nagari Muaro Sakai, Kecamatan pancung Soal, Senin (15/12/2025).

Rahmat Saleh mengatakan, bantuan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian masyarakat.

Penyerahan bibit jagung dilakukan secara simbolis kepada perwakilan 24 kelompok tani yang hadir.

Bantuan ini merupakan bagian dari programme pengembangan jagung dengan total luasan mencapai 3.800 hektare.

“Jagung ini kita dorong untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat,” kata Rahmat.

“Produksi lokal harus diperkuat agar petani lebih mandiri dan tidak selalu bergantung dari luar daerah,” tambahnya.

Sektor pertanian perlu terus diperkuat melalui dukungan sarana produksi agar mampu memberikan nilai tambah bagi petani.Penyaluran bibit ini diharapkan dapat meningkatkan luas tanam dan produktivitas jagung, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani setempat.

Rahmat juga menekankan pentingnya pendampingan dan pengelolaan yang baik agar petani mampu mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan.”Kita juga mendorong adanya pendampingan dan pengelolaan yang baik agar petani mampu mengembangkan usaha tani secara berkelanjutan,” jelasnya.Melalui program ini, Rahmat berharap Pesisir Selatan dapat menjadi salah satu sentra produksi jagung yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.

“Kita komitmen untuk terus mengawal program pertanian yang berorientasi pada kebutuhan riil petani dan mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal,bahkan nasional,” pungkasnya.