Padang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat tengah berupaya mengoptimalkan program kependudukan melalui integrasi indikator kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan daerah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program yang dijalankan.
Sebagai tindak lanjut dari forum regional di Kepulauan Riau, Perwakilan BKKBN Sumbar menyelenggarakan kegiatan Pemaduan Perencanaan Program dan Anggaran di Padang pada hari Rabu (19/6).
Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, dalam pembukaan kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa data dan indikator yang akurat adalah fondasi dari perencanaan yang baik. “Perencanaan yang baik dimulai dari data dan indikator yang tepat,” ujarnya. Ia menambahkan, penyatuan indikator pusat dan daerah akan membuat program kependudukan lebih tepat sasaran.
Pemerintah daerah, menurutnya, perlu memberikan perhatian khusus pada isu-isu kependudukan seperti bonus demografi dan penuaan penduduk. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memasukkan indikator kependudukan ke dalam dokumen perencanaan resmi daerah. “BKKBN siap mendampingi daerah dalam menyusun peta jalan dan memastikan indikator PJPK masuk dalam RPJMD dan RKPD,” tegasnya.
Data terkini menunjukkan peningkatan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) di Sumatera Barat, yang naik dari 51,74 pada tahun 2020 menjadi 61,2 pada tahun 2024. Hingga Mei 2024, tercatat 40.374 peserta KB baru, dengan metode suntik menjadi pilihan utama (37,02 persen), diikuti oleh pil (19,51 persen), implan (16,38 persen), dan kondom (15,45 persen). Mayoritas pengguna kontrasepsi adalah perempuan,mencapai 84,39 persen.
Sebanyak 28,78 persen peserta KB baru memilih metode kontrasepsi jangka panjang. Kota Solok mencatatkan capaian peserta KB tertinggi (72,64 persen),disusul oleh Kota Padang (65,07 persen) dan Kota Pariaman (33,99 persen). Sementara itu, kebutuhan KB yang belum terpenuhi (unmet need) masih tinggi di Kepulauan Mentawai (13,74 persen) dan Kabupaten Agam (13,09 persen).







