Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (BTN) bergerak cepat menyalurkan bantuan senilai Rp13,17 miliar bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan respons cepat BTN terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah tersebut.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan para korban dan masyarakat terdampak.
“Bantuan yang BTN salurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana di Sumatera di masa pemulihan agar mereka dapat menjalani hidup seperti sediakala,” ujar Nixon,Sabtu (27/12/2025).
BTN menjadi salah satu bank pertama yang langsung memberikan bantuan saat bencana terjadi pada akhir November 2025.
Para direksi BTN turun langsung meninjau dan menyalurkan bantuan di Sibolga, Medan, Padang, Langsa, dan Takengon.
Di Aceh, BTN bekerja sama dengan Bank Syariah Nasional (BSN) menyerahkan bantuan melalui Universitas Syiah Kuala (USK), universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Sementara di Sumatera barat, bantuan disalurkan melalui Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Pemerintah Kota Padang, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Di Sumatera Utara, BTN menggandeng Huria Kristen Batak Protestan untuk menyalurkan bantuan dan memberikan beasiswa kepada 250 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang terdampak banjir.
BTN juga tergabung dalam program bantuan Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola Badan usaha Milik Negara (BP BUMN), mengerahkan 1.066 relawan dan 109 truk bantuan kemanusiaan.
Melalui program ini, BTN mengerahkan enam truk bantuan dari Kualanamu, Medan, membawa logistik mendesak seperti pangan, air bersih, perlengkapan bayi, dan layanan darurat lainnya.
BTN berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan pasca bencana melalui berbagai bentuk bantuan, baik dari perseroan maupun melalui koordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak lainnya.







