Tutup
EkonomiInvestasiNews

Buffett Pensiun, Investor Global Terus Menggali Prinsip Investasi

199
×

Buffett Pensiun, Investor Global Terus Menggali Prinsip Investasi

Sebarkan artikel ini
10-petuah-investasi-ala-warren-buffett-yang-masih-relevan-hingga-2026
10 Petuah Investasi ala Warren Buffett yang Masih Relevan hingga 2026

Jakarta – Warren Buffett, investor legendaris, telah menyerahkan kepemimpinan Berkshire Hathaway kepada penerusnya pada akhir 2025.

Selama 60 tahun memimpin, Buffett mencatatkan kinerja perusahaan yang jauh melampaui pasar saham.

Nilai pasar per saham Berkshire Hathaway tumbuh rata-rata 19,9 persen per tahun.

Angka ini hampir dua kali lipat dari imbal hasil tahunan indeks S&P 500 yang berada di kisaran 10,4 persen.

Perbedaan ini menciptakan dampak signifikan dalam jangka panjang.

Investasi US$1 di Berkshire Hathaway berkembang menjadi lebih dari US$5,6 juta atau setara Rp93,5 miliar.

Sementara investasi serupa di S&P 500 hanya tumbuh menjadi sekitar US$40.000 atau setara Rp668 juta.

Meski pensiun, pandangan Buffett tentang investasi tetap relevan di tengah ketidakpastian pasar hingga 2026.

Berikut 10 prinsip utama investasi Warren Buffett yang masih relevan hingga saat ini:

  1. Ketidakpastian Selalu menyertai Masa Depan

Buffett menekankan bahwa ramalan politik dan ekonomi sering kali menjadi gangguan bagi investor.Ia memilih fokus pada hal yang bisa dikendalikan.

  1. Pasar Saham Sulit Diprediksi dalam Jangka Pendek

Menurut buffett,pergerakan pasar saham dalam hitungan bulan atau tahun sulit ditebak secara konsisten.

  1. Fokus pada Perusahaan, Bukan Arah Ekonomi

Buffett lebih memilih memahami potensi laba jangka panjang dan keunggulan kompetitif perusahaan.

  1. Saham mewakili Kepemilikan Bisnis

Membeli saham sama dengan membeli sebagian bisnis. Saham harus diperlakukan seperti kepemilikan usaha jangka panjang.

  1. Kesederhanaan Justru lebih Efektif