Tutup
EkonomiPerbankan

Bulog Siapkan Beras, Antisipasi Bencana Landa Sumatra Utara

149
×

Bulog Siapkan Beras, Antisipasi Bencana Landa Sumatra Utara

Sebarkan artikel ini
bulog-sumut-siagakan-73-ribu-ton-beras-untuk-wilayah-terdampak-bencana
Bulog Sumut Siagakan 73 Ribu Ton Beras untuk Wilayah Terdampak Bencana

Medan – perum Bulog Kantor Wilayah Sumatra Utara (Sumut) menyiapkan 73 ribu ton beras untuk mengantisipasi dampak bencana banjir dan longsor. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak.

Stok beras tersebut tersimpan di 35 unit gudang yang tersebar di 18 titik strategis di Sumut, termasuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut,Budi Cahyanto,menjelaskan bahwa alokasi beras untuk warga terdampak bencana mencapai 6.527 ton, diperuntukkan bagi sekitar 1,8 juta jiwa.

“Dari jumlah tersebut, 4.551 ton sudah disalurkan kepada sekitar 1,3 juta warga,” ujar Budi, Rabu (31/12).

Ia menambahkan, “Masih tersisa 1.976 ton di gudang Bulog dan siap disalurkan kapan saja sesuai kebutuhan di lapangan.”

Selain itu, Bulog Kanwil Sumut memiliki stok cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 42 ribu ton. Khusus di wilayah terdampak bencana seperti Sibolga dan Tapanuli Tengah, tersedia sekitar 750 ton beras.

“Gudang Bulog dimanapun selalu memiliki stok yang cukup. Jika ada kejadian darurat seperti bencana alam, stok CBP siap didistribusikan,” tegas Budi.

Budi menjelaskan,banjir dan longsor yang melanda Sumut pada akhir November 2025 berpotensi mengganggu pasokan bahan pangan pokok.

Kerusakan lahan pertanian dan terputusnya jalur logistik darat menjadi penyebab utama risiko kelangkaan beras,minyak goreng,dan gula pasir.

“Dampak bencana menyebabkan kerusakan lahan pertanian dan terputusnya jalur logistik darat dari dan ke sejumlah daerah di Sumut,” paparnya.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, permintaan bahan pangan pokok diperkirakan meningkat.

“Perum Bulog telah mengantisipasi hal ini sebelumnya sebagai operator yang melaksanakan penugasan dari Pemerintah dalam pengelolaan pangan,” ungkapnya.

Selain menyalurkan bantuan untuk warga Sumut, Bulog Sumut juga mengirimkan beras CBP ke Provinsi Aceh, yaitu 340 ton ke Tamiang (90 ton), takengon (200 ton), dan gayo Lues (50 ton).

“Bulog Sumut dibantu BPBD, pemprov Sumut, dan TNI AU di Lanud Soewondo mengirimkan beras melalui udara. Sebanyak 40 ton dikirim ke Langsa melalui laut dengan bantuan TNI AL melalui Koarmada 1 Belawan,” pungkas Budi.