Tutup
EkonomiNews

Danantara Bangun Huntap Sumatera, Ekonomi Tanah Datar Bergerak

182
×

Danantara Bangun Huntap Sumatera, Ekonomi Tanah Datar Bergerak

Sebarkan artikel ini
gerakkan-danantara-bangun-huntap-pertama-di-sumatera,-dony-oskaria:-sumbar-harus-melompat-lebih-jauh-pasca-pemulihan-bencana
Gerakkan Danantara Bangun huntap pertama di sumatera, Dony Oskaria: Sumbar harus melompat lebih jauh pasca pemulihan bencana

TANAH DATAR – Kabar gembira bagi korban bencana di Tanah Datar, Sumatera Barat. Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk mereka telah dimulai.

Groundbreaking huntap dilakukan di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/2/2026).

Sebanyak 80 unit huntap akan dibangun, menjadi yang pertama di Pulau Sumatera.

lahan untuk pembangunan huntap telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Program serupa rencananya akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana berbasis kolaborasi BUMN.

Chief Operating Officer (COO) danantara, Dony Oskaria, bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Bupati Tanah Datar Eka Putra, dan unsur Forkopimda Sumatera Barat hadir dalam acara groundbreaking.

PT nindya Karya kembali dipercaya untuk mengerjakan proyek ini. Sebelumnya,mereka sukses membangun hunian sementara (huntara) Danantara di Malalo dalam waktu dua minggu.

Bupati Tanah Datar, eka Putra, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menilai dony Oskaria dan Andre Rosiade konsisten membantu masyarakat terdampak bencana.

“Terima kasih kepada dua putra asli Ranah Minang hebat,” ujar Eka Putra.

Andre Rosiade menegaskan, pembangunan huntap adalah hasil kolaborasi antara Danantara dan BUMN dalam penanganan bencana.

“Bukan hanya saat bencana, kita harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan,” kata Andre.

Dony Oskaria mengatakan, pembangunan huntap bukan sekadar menyediakan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kebangkitan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan huntap ini bukan hanya rumah, tetapi menjadi pembangkit ekonomi masyarakat,” ucap Dony.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang masih rendah hingga persoalan stunting dan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pembangunan kawasan huntap harus diiringi penguatan sektor pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“kita tidak boleh hanya bangkit setelah bencana, tetapi harus melompat lebih jauh dari kondisi sebelumnya,” tegas Dony Oskaria.