Tutup
NewsRegulasi

Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

238
×

Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

Sebarkan artikel ini
diisukan-bakal-akuisisi-goto,-ini-respons-danantara
Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membantah spekulasi yang beredar mengenai potensi akuisisi saham minoritas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Penegasan ini disampaikan di tengah isu yang menyebutkan Danantara Indonesia tertarik untuk mengambil alih sebagian saham perusahaan teknologi tersebut.

Pada Selasa (10/6/2025), Managing Director Investment Danantara Indonesia, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai peluang investasi yang selaras dengan mandat untuk memperkuat sektor strategis dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Saat ini belum ada pembicaraan terkait hal tersebut (akuisisi GoTo),” ujarnya di Jakarta.

Stefanus menambahkan bahwa setiap keputusan investasi yang diambil oleh Danantara Indonesia akan melalui serangkaian proses yang ketat.

Proses tersebut meliputi seleksi, kajian mendalam, penerapan prinsip manajemen risiko yang baik, serta pertimbangan potensi imbal hasil yang berkelanjutan bagi negara.

Sebelumnya, santer terdengar kabar bahwa Danantara Indonesia sedang dalam tahap awal pembicaraan dengan GoTo untuk mengakuisisi saham minoritas.

Langkah ini disebut-sebut sebagai respons pemerintah terhadap kekhawatiran potensi akuisisi GoTo oleh Grab, perusahaan yang berbasis di Singapura.

Bahkan, beredar informasi bahwa Grab menargetkan kesepakatan merger tercapai pada kuartal II 2025, dengan valuasi GoTo mencapai 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 114 triliun.

Menanggapi spekulasi tersebut, Sekretaris Perusahaan GoTo, R A Koesoemohadiani, memberikan klarifikasi melalui pengumuman yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pertengahan Mei 2025.

“Perseroan mengetahui adanya spekulasi di beberapa media dan rumor yang bergulir kembali mengenai adanya rencana transaksi antara Perseroan dengan Grab,” ungkapnya.

Pihak GoTo menjelaskan bahwa perusahaan secara teratur menerima berbagai tawaran dari pihak luar,dan setiap tawaran tersebut akan dipertimbangkan dengan cermat demi kepentingan jangka panjang semua pemangku kepentingan.

“Namun demikian, sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan belum mencapai keputusan apapun terkait penawaran yang mungkin telah diketahui atau diterima oleh Perseroan,” pungkas R A Koesoemohadiani.