Tutup
NewsRegulasi

Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

295
×

Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

Sebarkan artikel ini
diisukan-bakal-akuisisi-goto,-ini-respons-danantara
Diisukan Bakal Akuisisi GoTo, Ini Respons Danantara

Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membantah spekulasi yang beredar mengenai potensi akuisisi saham minoritas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Penegasan ini disampaikan di tengah isu yang menyebutkan Danantara Indonesia tertarik untuk mengambil alih sebagian saham perusahaan teknologi tersebut.

Pada Selasa (10/6/2025), Managing Director Investment Danantara Indonesia, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai peluang investasi yang selaras dengan mandat untuk memperkuat sektor strategis dan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Saat ini belum ada pembicaraan terkait hal tersebut (akuisisi GoTo),” ujarnya di Jakarta.

Stefanus menambahkan bahwa setiap keputusan investasi yang diambil oleh Danantara Indonesia akan melalui serangkaian proses yang ketat.

Proses tersebut meliputi seleksi, kajian mendalam, penerapan prinsip manajemen risiko yang baik, serta pertimbangan potensi imbal hasil yang berkelanjutan bagi negara.

Sebelumnya, santer terdengar kabar bahwa Danantara Indonesia sedang dalam tahap awal pembicaraan dengan GoTo untuk mengakuisisi saham minoritas.

Langkah ini disebut-sebut sebagai respons pemerintah terhadap kekhawatiran potensi akuisisi GoTo oleh Grab, perusahaan yang berbasis di Singapura.

Bahkan, beredar informasi bahwa Grab menargetkan kesepakatan merger tercapai pada kuartal II 2025, dengan valuasi GoTo mencapai 7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 114 triliun.

Menanggapi spekulasi tersebut, Sekretaris Perusahaan GoTo, R A Koesoemohadiani, memberikan klarifikasi melalui pengumuman yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pertengahan Mei 2025.

“Perseroan mengetahui adanya spekulasi di beberapa media dan rumor yang bergulir kembali mengenai adanya rencana transaksi antara Perseroan dengan Grab,” ungkapnya.

Pihak GoTo menjelaskan bahwa perusahaan secara teratur menerima berbagai tawaran dari pihak luar,dan setiap tawaran tersebut akan dipertimbangkan dengan cermat demi kepentingan jangka panjang semua pemangku kepentingan.

“Namun demikian, sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, perseroan belum mencapai keputusan apapun terkait penawaran yang mungkin telah diketahui atau diterima oleh Perseroan,” pungkas R A Koesoemohadiani.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) mulai langkah baru dalam pengembangan bisnisnya. Emiten yang bergerak di sektor produsen furnitur dan jasa konstruksi interior ini bakal memperluas lini usahanya ke sektor tambang batubara. MEJA menempuh sektor lini usaha baru melalui aksi korporasi berupa akusisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP) dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$ 100 juta. Transaksi akuisisi ini…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Jakarta. Selamat Hari Lahir Pancsila 1 Juni 2026. Apakah perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini buka atau libur? Pemerintah menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila untuk melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila. Bersamaan itu, pemerintah juga menetapkan 1 Juni sebagai hari libur nasional. Saat hari…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com Pada Minggu (31/5), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada posisi Rp 2.799.000 per gram. Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga stagnan di level Rp 2.609.000 per gram. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas Antam jika dijual pada ? Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 31 Mei…