Tutup
News

Ditjen Hubla Kemenhub Sebut Diskon Tarif Genjot Roda Ekonomi

220
×

Ditjen Hubla Kemenhub Sebut Diskon Tarif Genjot Roda Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah berupaya untuk memacu pertumbuhan ekonomi melalui implementasi diskon tarif angkutan laut. Kebijakan yang menawarkan potongan harga sebesar 50 persen ini, telah diberlakukan sejak 5 juni dan akan berlangsung hingga 31 Juli 2025.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla), Muhammad Masyhud, menyatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat menggairahkan aktivitas ekonomi selama periode libur sekolah. “Dengan kita menurunkan dan memberikan stimulus potongan diskon, diharapkan aktivitas ekonomi berjalan selama masa liburan sekolah,” ujarnya dalam acara Ngobrol Seru tentang Hubla (Ngeteh) di kantor Kemenhub, Rabu (18/6/2025).

masyhud menjelaskan, stimulus ini merupakan wujud nyata dari komitmen Kemenhub dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di seluruh Indonesia. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk memberikan dampak positif secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Hal ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sehingga diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian secara nasional,” jelasnya.

Kemenhub juga berupaya memastikan bahwa sektor transportasi tetap beroperasi secara optimal dan mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan. Masyhud meyakini bahwa peningkatan jumlah perjalanan akan mendorong peningkatan belanja dan konsumsi. “Kita hanya sebagai pendukung supaya perjalanan tetap terjadi, melalui penurunan tarif maka orang mau melakukan perjalanan dan terbukti dengan peningkatan penumpang kapal selama periode libur tersebut,” ungkapnya.

Masyhud menyoroti adanya peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang pada lima hari pertama program, meskipun sempat mengalami penurunan sementara karena jadwal sekolah. Ia memprediksi akan terjadi lonjakan kembali seiring dengan dimulainya libur sekolah secara serentak. “Harapannya pergerakan penumpang kapal kembali meningkat pekan depan lantaran sudah libur serentak sekolah,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini mencerminkan komitmen sektor transportasi untuk tidak menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. “Sektor transportasi tidak ingin menjadi penghambat dalam upaya pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Budi mantoro, menjelaskan bahwa stimulus ini menargetkan sekitar 812 ribu penumpang kapal. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 134 miliar untuk mendukung implementasi kebijakan ini. “Diskon yang diberikan merupakan tarif dasar di luar asuransi dan biaya pelabuhan,” jelasnya. Hingga 18 Juni 2025, realisasi jumlah penumpang kapal telah mencapai 260 ribu orang dari total kuota yang telah disiapkan. Serapan anggaran juga telah mencapai Rp 45,9 miliar selama periode program berlangsung. “Kami optimistis target jumlah penumpang kapal dapat terealisasi. hal ini melihat antusiasme yang tinggi dari sejumlah wilayah,” pungkas Budi.