InspirasiNews

Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Penghalang Berkarya di Musik

48
×

Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Penghalang Berkarya di Musik

Sebarkan artikel ini
kenneth-trevi-buktikan-disleksia-bukan-batas:-dari-penyanyi,-penulis-lagu-hingga-recording-engineer
Kenneth Trevi Buktikan Disleksia Bukan Batas: Dari Penyanyi, Penulis Lagu hingga Recording Engineer

Bandung – Musisi muda Kenneth Trevi membuktikan bahwa disleksia bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan di industri musik tanah air. Ia kini tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, namun juga merambah peran sebagai penulis lagu hingga recording engineer.

Karya terbarunya yang berjudul “Aku Berbeda Aku Bisa” berhasil menarik perhatian publik. Hingga Kamis (18/6/2026), video musik tersebut telah ditonton lebih dari sembilan ribu kali di YouTube dalam waktu lima hari sejak dirilis.

Kesuksesan ini merupakan buah dari kerja keras Kenneth dalam mendalami teknis produksi musik. Di bawah bimbingan produser Rulli Aryanto, ia belajar secara konsisten mulai dari pengoperasian perangkat lunak hingga proses rekaman vokal.

Kenneth tidak menampik bahwa tantangan terberatnya adalah memahami instruksi teknis yang cukup rumit. Namun, ia berhasil menaklukkannya berkat filosofi “lihat, ikut, coba, dan ulang lagi” hingga akhirnya mahir bekerja di balik layar.

Bagi Kenneth, proyek musik ini menjadi pesan moral tentang pentingnya keberanian menerima diri sendiri. “Jangan berhenti pada kalimat ‘Aku Berbeda’. Lanjutkan sampai ‘Aku Bisa’,” tegasnya.

Semangat inklusivitas tampak jelas melalui pelibatan 15 anak penyandang down syndrome dalam video musik tersebut. Kenneth bahkan terjun langsung menangani rekaman vokal mereka, sebuah pengalaman yang ia sebut emosional karena melihat cerminan perjuangannya sendiri.

Ibunda Kenneth, Yuly Twins, mengaku bangga atas transformasi yang ditunjukkan sang putra. Ia berharap keterlibatan anak-anak berkebutuhan khusus dalam proyek ini mampu membuka mata masyarakat untuk melihat potensi, bukan sekadar keterbatasan.

Menutup perbincangan, Kenneth menekankan pentingnya memaksimalkan peluang yang ada. “Kami tahu mencapai titik ini tidak mudah, sehingga kesempatan yang datang tidak boleh disia-siakan,” pungkasnya.