Tutup
NewsRegulasi

Kesenjangan Infrastruktur Digital Hambat Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

406
×

Kesenjangan Infrastruktur Digital Hambat Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Sebarkan artikel ini
a tall tower with lots of antennas on top of it

Jakarta – Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo, Wayan Toni Supriyanto, menyatakan kesenjangan infrastruktur digital menghambat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai US$ 210 miliar – US$ 360 miliar pada 2030.

“Pertumbuhan didorong oleh e-commerce, transformasi keuangan, pariwisata daring, dan media daring. Namun, kesenjangan ini menjadi tantangan,” ujar Wayan dalam Tech and Telco Forum 2024, Jumat (5/7/2024).

Ia mengungkapkan, kendala utama terletak pada cakupan dan kualitas jaringan internet 5G yang masih terbatas dibandingkan 4G, berpotensi menghambat konektivitas.

“Diperlukan upaya untuk pemerataan infrastruktur agar dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi digital nasional,” katanya.

Kementerian Kominfo telah mencanangkan visi Indonesia Digital 2045 sebagai pedoman transformasi digital nasional yang mencakup infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat digital.

Sementara itu, Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria menanggapi serangan siber pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) milik Kominfo.

“Transformasi digital tidak boleh berhenti meski ada kejahatan siber. Indonesia harus berada di depan,” tegas Nezar dalam keterangan tertulis, 26 Juni 2024.

Menurutnya, transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi, memudahkan bisnis, dan akses layanan pemerintah. Insiden serangan siber menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat keamanan siber.

“Kami memetik pelajaran penting yang sangat kritis,” tandasnya