Tutup
EkonomiNewsPendidikanPolitik

Makan Bergizi Gratis: Pemerintah Susun Strategi, Anak Sekolah Menanti

246
×

Makan Bergizi Gratis: Pemerintah Susun Strategi, Anak Sekolah Menanti

Sebarkan artikel ini
program-makan-bergizi-gratis-di-persimpangan:-antara-dorongan-politik,-tekanan-fiskal,-dan-nasib-generasi-berikutnya
Program Makan Bergizi Gratis di Persimpangan: Antara Dorongan Politik, Tekanan Fiskal, dan Nasib Generasi Berikutnya

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi perbaikan gizi dan penurun angka stunting, kini menjadi sorotan tajam.

Program ambisius ini menuai pertanyaan terkait kelayakan anggaran dan efektivitas jangka panjangnya.

MBG dirancang untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan.

Meski menjanjikan, program ini berpotensi menimbulkan konsekuensi kompleks.Janji pemberian makanan gratis secara nasional memunculkan keraguan tentang kesiapan sistem dan anggaran.

Apalagi, kebijakan ini muncul di tengah momentum politik yang sensitif.

Kekhawatiran muncul bahwa pelaksanaan program ini terburu-buru demi hasil instan, tanpa sistem pendukung yang memadai.

Kebijakan publik, terutama yang menyangkut kesejahteraan masyarakat, seharusnya dirancang berdasarkan data dan pertimbangan jangka panjang.

Aspek pembiayaan menjadi sorotan serius. MBG membutuhkan anggaran besar untuk logistik, distribusi, pengadaan bahan pangan, dan evaluasi.

Di tengah kondisi fiskal negara yang terbatas, muncul pertanyaan apakah negara mampu menanggung beban anggaran ini dalam jangka panjang.

Efektivitas MBG sangat bergantung pada kesiapan daerah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki infrastruktur dan kapasitas administrasi yang beragam.

Menjamin makanan bergizi sampai ke seluruh pelosok dengan kualitas yang sama adalah tantangan besar.

Masalah pengawasan juga menimbulkan kekhawatiran. Program ini rentan terhadap penyimpangan anggaran dan korupsi.

Tanpa mekanisme pengawasan yang transparan dan akuntabel, MBG bisa menjadi ajang keuntungan bagi pihak tertentu.

Meski demikian, sisi positif MBG tidak bisa diabaikan. Stunting adalah masalah serius yang berdampak pada masa depan bangsa.

Intervensi gizi adalah kunci kemajuan kualitas manusia.

Namun, pemberian makanan gratis saja tidak cukup. Perlu edukasi gizi kepada orang tua dan masyarakat.

program ini harus membangun budaya makan sehat di rumah.MBG sebaiknya dipadukan dengan pendekatan holistik, termasuk pembangunan sanitasi, akses air bersih, dan kesehatan ibu hamil.

Pemerintah sebaiknya memulai implementasi di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan infrastruktur yang siap.

Pendekatan bertahap memberi ruang untuk evaluasi dan mengatasi masalah sebelum diperluas secara nasional.

Generasi sehat adalah fondasi masa depan bangsa. Kebijakan yang diambil harus efektif, berkelanjutan, dan transparan.

Pemerintah perlu membuka ruang diskusi publik yang lebih luas untuk menilai kesiapan dan risiko MBG.