Tutup
Technology

Megarock AI: Margin Metrodata

194
×

Megarock AI: Margin Metrodata

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan berkat peluncuran platform kecerdasan buatan (AI) terintegrasi, Megarock, yang dikembangkan bersama Amazon Web Services (AWS). Langkah strategis ini berpotensi mengubah MTDL dari sekadar distributor teknologi menjadi penyedia solusi digital berbasis AI.

Menurut Head of Research Kisi Sekuritas, Muhammad Wafi, Megarock bukan hanya sekadar produk baru, melainkan bagian dari strategi MTDL untuk memperkuat segmen Solusi dan Konsultasi, yang selama ini menjadi motor penggerak pertumbuhan perusahaan.

Wafi menekankan bahwa kolaborasi dengan AWS dalam bidang AI generatif (GenAI) dapat memperkuat pendapatan berulang (recurring income) MTDL, terutama dari layanan terkelola (managed services) yang menawarkan margin lebih tinggi.

Penguatan portofolio AI dan cloud berpotensi meningkatkan struktur margin MTDL pada tahun 2026. Bisnis distribusi perangkat keras memang menghasilkan pendapatan yang besar, tetapi dengan margin yang relatif tipis. Sebaliknya, layanan AI dan cloud menawarkan margin yang lebih tebal.

Pertumbuhan pendapatan diperkirakan tetap stabil di kisaran dua digit, tetapi laba bersih berpotensi tumbuh lebih tinggi karena kontribusi bisnis dengan margin tinggi yang semakin besar.

MTDL dinilai memiliki posisi yang kuat dibandingkan dengan perusahaan teknologi sejenis. Keunggulan MTDL terletak pada basis klien korporasi yang luas, jaringan distribusi yang matang, dan arus kas operasional yang solid. Hal ini memungkinkan MTDL berinvestasi dalam teknologi AI tanpa memerlukan pendanaan eksternal yang agresif.

Wafi menambahkan bahwa kemitraan strategis dengan AWS menjadi penghalang masuk (barrier to entry) yang sulit ditiru oleh pesaing.

Dari sisi valuasi, saham MTDL dinilai masih relatif undervalued dibandingkan dengan potensi pertumbuhan bisnis berbasis AI di masa depan. Sebagai perusahaan teknologi yang sudah menguntungkan dan konsisten membagikan dividen, peluang peningkatan valuasi (rerating) terbuka lebar jika kontribusi pendapatan dari AI mulai terlihat signifikan dalam laporan keuangan.

Wafi menyimpulkan bahwa valuasi MTDL saat ini masih wajar, dan pasar berpotensi memberikan valuasi yang lebih tinggi jika pendapatan dari AI mulai material.

Technology

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) mencatat peningkatan trafik data pada periode Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Selama periode Nataru pada 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data nasional mengalami pertumbuhan double-digit, meningkat sekitar 15% dibandingkan hari biasa dan lebih dari 20% dibanding periode tahun sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan semakin meluasnya…