PESISIR SELATAN – Banjir dan longsor menerjang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akibat hujan ekstrem yang melanda dalam sepekan terakhir. Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 108 miliar.
Bencana ini melanda tujuh kecamatan, menyebabkan satu warga meninggal dunia, satu rumah amblas ke sungai, dan ribuan hektare lahan pertanian terendam.
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul, langsung turun ke lokasi bencana pada Kamis (27/11/2025). Ia menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Bersama Anggota DPR RI Fraksi PAN,Athari Gauthi Ardi,Muhayatul menyerahkan bantuan berupa sembako,nasi,dan makanan siap saji. Bantuan ini dinilai paling dibutuhkan warga saat ini.
“Semoga dengan bantuan ini dapat mengurangi beban saudara kita,” kata Muhayatul, berharap bantuan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Muhayatul menekankan pentingnya percepatan penanganan lintas sektor agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.”koordinasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya, ingin memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang cepat dan tepat.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengungkapkan total korban akibat bencana sejak 21 November 2025 mencapai 15 orang.
“Total kerugian sebesar Rp6,5 miliar lebih dan total korban sebanyak 15 orang,” kata Arry, memberikan update sementara per Kamis (27/11/2025) pukul 12.00 WIB.







